PelajaranENESFRID Word
Pelajaran No. 20

Mata Air Pembersih

Yehezkiel 47 — Sungai yang Besar
Yehezkiel 47 — Sungai yang Besar Layar penuh ›
  1. Bacalah Zakharia 13:1

Pokok utama dari ayat ini ialah bahwa akan ada suatu mata air yang terbuka bagi sidang yang telah disucikan (isi rumah Daud) untuk membasuh dosa dan kecemaran.

  1. Kepada masa manakah nubuatan Zakharia ini berlaku?

2SR 290

“Sebelumnya telah dijelaskan bahwa nubuatan Zakharia berlaku bagi sidang pada masa ‘Seruan Keras.’ Dengan demikian nubuatan itu menjadi kebenaran masa kini. Kami mengutip dari Zakharia 12:8. ‘Pada hari itu Tuhan akan melindungi penduduk Yerusalem; maka orang yang lemah di antara mereka pada hari itu akan menjadi seperti Daud, dan isi rumah Daud akan menjadi seperti Allah, seperti malaikat Tuhan di depan mereka’ -- di depan rombongan besar orang banyak dalam Wahyu 7:9. {2SR 290.1}

  1. Apakah salah satu nama sidang pada masa Seruan Keras?

2SR 290

“Sidang dalam kesuciannya disebut oleh ayat-ayat ini, ‘Isi rumah Daud.’ Oleh karena itu, istilah ini menjadi salah satu nama sidang pada masa ‘Seruan Keras.’ Dengan demikian sidang di bawah nama ini akan menjadi seperti Allah di hadapan orang banyak… {2SR 290.2}

  1. Dua hal apakah yang akan dibasuh oleh mata air ini?

2SR 290, 291

“‘Pada hari itu akan ada suatu mata air yang terbuka bagi isi rumah Daud dan bagi penduduk Yerusalem untuk membasuh dosa dan kecemaran.’ (Zakharia 13:1.) Perhatikanlah bahwa mata air ini sanggup membasuh dua hal; pertama dosa, dan kedua kecemaran. Apakah perbedaan antara yang satu dengan yang lain? ‘Dosa ialah pelanggaran hukum.’ (1 Yohanes 3:4.) Dan akibat dari dosa ialah kerusakan tubuh. ‘Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Setiap laki-laki yang mengeluarkan lelehan dari dagingnya, karena lelehannya itu ia najis.’ (Imamat 15:2.) Istilah Alkitab untuk penyakit ialah, ‘Kecemaran.’…

{2SR 290.3}

“…Allah sanggup menyembuhkan jiwa dan tubuh; tetapi Ia tidak akan menyembuhkan yang kedua sebelum Ia menyembuhkan yang pertama -- ‘dosa’ dahulu, kemudian ‘kecemaran.’ ‘Aku akan menyelamatkan kamu juga dari segala kecemaranmu: Aku akan memanggil gandum dan memperbanyaknya, dan Aku tidak akan mendatangkan kelaparan atasmu.’ (Yehezkiel 36:29.) Kuasa yang sanggup membasuh kekotoran setiap orang itu ‘terbuka bagi isi rumah Daud dan bagi penduduk Yerusalem’ dan dilambangkan oleh ‘mata air’ dalam nubuatan Zakharia. {2SR 291.1}

  1. Kapankah mata air ini akan terbuka?

8T 18

“Apabila mata air ‘untuk dosa dan untuk kecemaran’ ini pada akhirnya terbuka ‘bagi isi rumah Daud,’ bukti puncak akan terlihat bahwa penyatuan kedua kerajaan itu sudah menjadi kenyataan, dan bahwa waktunya telah tiba bagi pemberitaan Injil ke seluruh dunia.” {8T 18.3}

1AS18 28, 32

“Kata-kata “pada hari itu” menunjuk ke belakang kepada peristiwa-peristiwa sebelumnya, yaitu kembali kepada yang keduabelas. Di situ kita jumpai bahwa peristiwa itu ialah ratap tangis yang besar di Yerusalem (pasal 12 ayat-ayat 11 – 14). Jadi, “pada hari itu,” pada hari ratap tangis yang besar itu, mata air ini akan dibukakan.

{1AS18 29}

“…bahwa isi rumah Daud harus muncul menjadi kenyataan sebelum mata air pembersih itu terbuka;..” {1TG 18 14.3}

2TG: 44: 48

“Pembangunan dan reformasi yang dikemukakan di sini (Zakharia 12:5-14; 13:1-5) -- yaitu ratap dan keluhan hati yang ditimbulkan oleh berkenannya kebaikan dan kemurahan Allah -- akan jadi dalam masa para pemimpin Yehuda mengatakan: “Para penduduk Yerusalem akan menjadi kuatku”, yaitu dalam masa dimana Tuhan membuat orang yang terlemah di antara mereka itu menjadi seperti Daud, dan isi rumah Daud seperti Allah, yaitu seperti malaikat Tuhan. {2AS44 103}

“Apabila reformasi yang menyeluruh ini jadi, maka mata air pembersih itu akan terbuka bagi seluruh isi rumah Daud…” {2AS44 103}

  1. Pekerjaan yang akan dilakukan oleh mata air ini dan waktu pekerjaan ini akan diselesaikan juga terlihat dalam Yehezkiel 36: 25, 29 dan Yehezkiel 37: 23.

9Tr. 48, 49

Pada waktu yang semakin dekat ini, apabila umat Tuhan yang telah tercerai-berai akan dikumpulkan “dari antara bangsa-bangsa kafir,” dan dibawa ke dalam “tanah mereka sendiri,” hati mereka akan diubahkan; maka pada waktu itu dapat dikatakan: “Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.” 1 Yohanes 3 :9. Pada waktu itu hukum dosa, yang sekarang berkuasa di dalam hati yang alamiah, tidak akan ada lagi. Dengan demikian, setelah dibebaskan dari tirani dosa, “hati yang keras seperti batu” akan

diganti dengan “hati yang taat” dengan hukum Allah tertulis di atasnya untuk selama-lamanya.

1AS51 27

(Yehezkiel 36:25) Anda saksikan, bahwa penyucian sempurna dan yang terakhir ini akan diperoleh hanya sesudah Sidang yang menang bergerak masuk ke dalam Tanah Perjanjian itu...

2AS3 13

(Yehezkiel 36:23-26) Jelaslah akan terlihat bahwa sebelum kamu dan saya dapat siap untuk diubahkan, kita harus pertama-tama siap untuk pergi masuk ke dalam Tanah Perjanjian itu, untuk di sana disucikan, di sana hati-hati batu kita disingkirkan. Ya, satu-satunya jalan untuk dapat terlaksananya pembedahan hati ini pada diri kita adalah membiarkan Tuhan pertama-tama mengumpulkan kita dari antara segala bangsa kapir lalu membawa kita masuk ke dalam negeri kita sendiri. Karena “pada waktu itulah Aku akan,” demikianlah firman Tuhan, “memercikkan air bersih ke atas kamu,” dan “suatu hati yang baru juga akan Ku karuniakan kepadamu, dan suatu roh yang baru akan Ku masukkan ke dalam dirimu.”

2AS4 36

(Yehezkiel 37:23) Setelah semua rakyat dari kerajaan Yehuda dan kerajaan Israel dikumpulkan dari antara semua bangsa kapir dan setelah mereka sendiri menjadi suatu bangsa dan suatu kerajaan “setelah itu” mereka akan disucikan, dan bukan pada sebelumnya demikianlah dikatakan di dalam Injil.

2AS23 25

(Yehezkiel 36:24-28) …“Kemudian”, pada saat itu, Ilham mengatakan, bukan sebelumnya, Ia akan memercikkan air bersih atas kita, menyucikan kita dari segala kekotoran kita, dan dari segala berhala kita. Juga, suatu hati yang baru kemudian akan dikaruniakan di dalam kita (Yehezkiel 36:26). Ia akan mengaruniakan kepada kita Roh-Nya dan menyebabkan kita untuk menuruti segala ketetapan-ketetapan-Nya, dan memelihara segala hukum-Nya (Yehezkiel 36:27).

2AS33 26

(Yehezkiel 36:24-29) Anda saksikan, tak seorangpun dari semua yang hidup akan betul-betul dapat dibersihkan dari semua cacat dosa mereka sementara masih berada di antara bangsa-bangsa Kafir. Mereka harus pertama sekali dipisahkan dari segala orang munafik dan orang-orang Kafir, kemudian dibawa ke dalam negerinya sendiri, untuk di sana dipercikkan dengan air bersih, dibersihkan dari semua kekotorannya dan dari semua berhalanya, yaitu apabila mereka sampai ke negeri mereka sendiri, bukan sebelumnya. Bahkan suatu hati yang baru akan dikaruniakan kepada mereka di sana, dan juga suatu roh yang baru. Demikianlah kelak Tuhan akan membuat mereka itu berjalan dalam semua syariat-Nya dan membuat mereka memeliharakan segala hukum-Nya untuk selama-lamanya. Demikianlah mereka akan kembali dan tinggal di dalam negeri nenek moyang mereka, yaitu Palestina, dan demikianlah kelak mereka akan menjadi umat Allah untuk selama-lamanya.

2AS42 88

(Yehezkiel 36:23-25) Di sini diberitahu bahwa pembersihan terakhir dari orang-orang suci itu, yaitu penyucian yang menyingkirkan semua tanda dosa, dilaksanakan sesudah Allah mengambil umat-Nya dari antara bangsa-bangsa kafir dan dari semua negeri, lalu membawa mereka itu ke dalam negerinya sendiri.

2AS43 27

(Yehezkiel 36:22-28) …Kita semua harus dengan teliti mencatat, bahwa Tuhan hendak menguduskan diri-Nya sendiri dengan cara mengambil orang-orang pilihan-Nya keluar dari antara bangsa-bangsa Kafir, dan keluar dari semua negeri, lalu menghantarkan mereka itu ke dalam tanah airnya sendiri, yaitu ke negeri nenek moyang mereka. “Kemudian”, setelah mereka kembali ke dalam tanah nenek moyangnya, demikianlah Injil mengatakan, Ia akan memercikkan air bersih ke atas mereka, lalu dengan sedemikian itu mereka akan menjadi suci dari semua kekotoran mereka dan dari semua berhala mereka. Kemudian di sana mereka akan dikaruniakan suatu hati yang baru, dan suatu roh yang baru, dan mereka akan dibuat berjalan dalam syariat-syariat Allah dan memeliharakan hukum-hukum-Nya.

2AS44 97, 98

(Yehezkiel 36:23-28) Semua ini adalah tanda-tanda tambahan, yaitu tanda-tanda yang ditunjukkan di dalam dan di luar diri orang itu sendiri. Semua goresan dan cacat yang ditulis oleh dosa pada tubuh-tubuh umat Allah dicuci bersih;…

Kapankah semua ini terjadi? -- Yaitu sesudah Allah mengambil keluar orang-orang suci-Nya “dari antara segala orang Kafir”, “keluar dari semua negeri”, lalu menghantarkan mereka itu ke dalam negerinya sendiri, demikianlah kata Alkitab. Demikianlah mereka akan tinggal di tanah itu yang dahulu telah dikaruniakan Allah kepada nenek moyangnya, lalu demikianlah mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia menjadi Allah mereka. Di sini anda saksikan, bahwa tak seorang pun dapat menjumpai Allah muka dengan muka lalu hidup bersama-Nya untuk selama-lamanya tanpa terlebih dulu memiliki tubuhnya yang bersih dan pengalaman hatinya yang sudah berubah.

2AS46 82

(Yehezkiel 36:22-28) Perhatikan betapa jelasnya ayat-ayat ini memberikan gambaran, bahwa apa yang Allah perbuat bagi umat-Nya, hal itu diperbuat-Nya bukan karena mereka itu berhak memperolehnya, melainkan karena demi nama-Nya sendiri; bahwa itu diperbuat-Nya bukan sebelum, melainkan sesudah Ia mengambil mereka itu keluar dari segala negeri dan membawa mereka itu ke dalam negerinya sendiri; bahwa Ia kemudian di sana membersihkan mereka dan merubah hati mereka. Semuanya itu menunjukkan, bahwa selama umat-Nya masih bercampur bersama-sama dengan lalang, dan masih hidup di antara bangsa-bangsa Kafir, mereka tidak akan pernah dapat dipersiapkan bagi pengubahan. Oleh sebab itu jelaslah, bahwa tanah nenek moyang kita itu kelak menjadi kamar berhias kita yang mulia dan terakhir untuk mempersiapkan kita menjadi masyarakat mahluk-mahluk yang bersih dan tidak berdosa.

  1. Bukankah mata air itu sudah terbuka, sebelum Kerajaan itu?

DA: 646; PK 695; PP 413; SD 221; TM 450

Dalam rujukan-rujukan ini dan yang lainnya, Sdri. White menerapkan Zakharia 13: 1 kepada Kristus dan darah-Nya yang menyucikan. Tongkat itu menerapkan nubuatan Zakharia 13: 1 kepada sidang atau kerajaan yang telah disucikan, pada masa Seruan Keras, yaitu konteks di mana nubuatan itu dipakai di dalam Alkitab. Sdri. White, karena tidak memiliki terang mengenai pekerjaan mata air ini di dalam kerajaan, membuat rujukan-rujukan ini dalam istilah-istilah kebenaran yang bersifat sambil lalu sebagaimana kebenaran itu pada waktu itu dilihat atau dipahami secara umum (2Ans. 78). Oleh karena itu, rujukan-rujukan ini tidak boleh dipakai untuk membuktikan terbukanya mata air itu, baik sebagian maupun sepenuhnya. Apabila kuasa yang dilambangkan oleh mata air ini terbuka di dalam Kerajaan, ia akan melakukan suatu pekerjaan istimewa bagi umat Allah yang belum pernah dilakukan pada masa lalu dan juga tidak sedang dilakukan sekarang. Suatu pekerjaan di mana tanda-tanda dosa, yaitu penyebab-penyebab penyakit, akan disingkirkan, sehingga memungkinkan umat Allah hidup untuk selama-lamanya tanpa alasan untuk bertobat. Kita semua yang menerima manfaat dari darah Kristus yang menyucikan masih terus berbuat dosa dan jatuh sakit. Syukur kepada Allah semua ini akan berakhir apabila Isi Rumah Daud muncul menjadi kenyataan.

2Ans. 74

“…kita tidak diberi izin untuk menyelaraskan Alkitab dengan tulisan-tulisan lain mana pun, melainkan ditugaskan untuk mengukur semua tulisan lain dengan Alkitab.”

1Ans. 48

Ingatlah juga, bahwa kebiasaan membandingkan pernyataan-pernyataan yang dilepaskan dari konteksnya pada dasarnya tidak jujur, dan pada hari ini mengakibatkan sama banyaknya pemutarbalikan dan penerapan kebenaran yang keliru seperti halnya pemutarbalikan yang disengaja yang dilakukan dalam tantangan Setan kepada Kristus:..

2Ans. 78

Mau tidak mau, pernyataan-pernyataan apa pun yang berkenaan dengan suatu pokok yang masih belum kelihatan dalam pembukaan Gulungan Kitab itu, hanya dibuat dalam istilah-istilah kebenaran yang bersifat sambil lalu sebagaimana kebenaran itu pada waktu itu dilihat atau dipahami secara umum. Dan jika pengertian umum mengenai pernyataan-pernyataan sambil lalu

ini keliru, penulisnya tidak dapat dipertanggungjawabkan atas apa yang telah ia pinjam dari orang lain atau yang ia lihat hanya dengan sangat samar-samar dan karena itu ia nyatakan dengan sangat tidak pasti. 2AS8 57

Penyucian diri kita yang terakhir akan jadi di dalam negeri kita sendiri. Kitab Injil, sebagaimana anda saksikan, adalah saling berhubungan; kebenaran yang satu menjelaskan yang lainnya. Olehnya itu, maka ayat-ayat dan pasal-pasal, tidak dapat dipisahkan dari hubungan kalimatnya kalau saja semuanya itu mau dipahami dengan benar. Sesuatu pengertian yang benar tidak mungkin dapat dibentuk dengan sesuatu ayat apabila ayat itu terpisah dari kelanjutannya. Maka hanya apabila kita berpegang kepada Allah pada firman-Nya dapatlah kita dalam kebenaran mempelajari Injil itu.

Sebagai siswa-siswa Tongkat itu, kita tidak dapat mengatakan bahwa mata air dalam Zakharia 13: 1 sudah terbuka, baik sebagian maupun sepenuhnya, hanya karena Sdri. White menerapkannya kepada kuasa darah Kristus yang menyucikan. Darah Kristus memang sedang menyucikan kita dari dosa sekarang, tetapi mata air itu sekarang belum terbuka sebab pekerjaan yang harus dilakukannya tidak sedang dilakukan pada waktu ini.

  1. Oleh karena mata air itu sekarang belum terbuka, bagaimanakah kita akan disucikan “dari dosa” sebagai syarat untuk masuk ke dalam kerajaan?

1SM: 367

Kebenaran ialah ketaatan kepada hukum. Hukum menuntut kebenaran, dan inilah yang menjadi utang orang berdosa kepada hukum; tetapi ia tidak sanggup membayarnya. Satu-satunya jalan bagi dia untuk mencapai kebenaran ialah melalui iman. Oleh iman ia dapat membawa kepada Allah jasa-jasa Kristus, dan Tuhan memperhitungkan ketaatan Anak-Nya ke dalam perhitungan orang berdosa itu. Kebenaran Kristus diterima sebagai ganti kegagalan manusia, dan Allah menerima, mengampuni, membenarkan jiwa yang bertobat dan percaya itu, memperlakukannya seolah-olah ia benar, dan mengasihinya sebagaimana Ia mengasihi Anak-Nya. Beginilah caranya iman diperhitungkan sebagai kebenaran;… {1SM 367.1}

Kebenaran Kristus melalui iman menyucikan kita.

2 Ans. 34

Oleh karena itu, sementara pekabaran pemeteraian berjalan menembusi sidang, hanya mereka yang bangun dan bereformasi (berkeluh kesah) dan berusaha membagikan kepada orang lain (berseru) terang yang sedang bersinar atas mereka, yang menerima meterai itu. Mereka kemudian diperhitungkan tidak berdosa melalui kesempurnaan Kristus yang dianugerahkan demi kepentingan mereka sampai mereka diberikan “hati yang baru” yang dijanjikan dalam Yehezkiel 36:26, sesudah mana mereka akan tidak berdosa untuk selama-lamanya--untuk selama-lamanya tanpa alasan untuk bertobat.

Kita diperhitungkan tidak berdosa oleh kebenaran Kristus yang dianugerahkan.

2AS42 89

Apabila orang-orang suci sampai ke Tanah Perjanjian, maka hati yang memanjakan dosa, yaitu hati batu, akan disingkirkan dan suatu hati yang merindukan kebenaran, suatu hati daging, akan dikaruniakan. Tidak lagi umat Allah akan memerangi pencobaan-pencobaan dari dalam untuk melakukan kebenaran. Bagi mereka, dalam masa periode hati daging itu, adalah biasa secara alami dengan sendirinya melaksanakan kebenaran sebaliknya sekarang ini selama masa periode hati batu adalah biasa secara alami melaksanakan pelanggaran-pelanggaran.

Kita disucikan dari dosa sebelum Kerajaan itu oleh dianugerahkannya kebenaran Kristus. Penyucian dari “dosa” adalah sama dengan disingkirkannya “hati batu” yang adalah tabiat kita yang berdosa. Hal ini terjadi, tentu saja, di tanah Palestina.

“Waspadalah Supaya Kamu Jangan Jatuh”

Lihat 2 SC 11.hal.3 par 1-2

” Jilid 2, hal. 81.

Gospel Workers,” hal. 105

“Testimonies for the Church,” Jilid 5, hal. 97. Lihat 2 SC 11.hal.3 par 9-

Yesaya 52:1

Jilid 1, hal. 188, 189, 190.

Jilid 1 Symbolic Code No. 16.hal. 5 par 7-9

Tuhan memerintahkan malaikat yang membawa tempat tinta penulis itu untuk pergi dan “menandai dahi orang-orang yang berkeluh kesah dan mengaduh karena segala perbuatan keji yang dilakukan di tengah-tengahnya” -- di dalam sidang -- supaya apabila orang-orang yang membawa senjata pembantaian itu mulai membunuh, mereka dapat melewati mereka yang mempunyai tanda itu. Berkeluh kesah dan mengaduh karena segala perbuatan keji adalah suatu tanda reformasi, dan oleh karena reformasi tidak pernah terjadi tanpa dinyatakannya suatu kebenaran yang baru, maka jelaslah bahwa pekabaran itu harus dibawa kepada perhatian setiap orang, dan jika seseorang tidak bereformasi pada saat ia diyakinkan akan kebenaran itu, ia juga tidak akan melakukannya kemudian. Oleh karena itu, sementara pekabaran pemeteraian berjalan menembusi sidang, mereka yang bangun dan bereformasi (berkeluh kesah) dan berusaha menerangi orang lain dengan terang yang sedang bersinar atas mereka (berseru), orang itulah yang menerima meterai itu.

Firman Tuhan: “Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! dan engkau tidak memperingatkan dia dan tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungjawaban atas nyawanya dari padamu.”

Oleh karena itu, jika orang seperti itu tidak dapat hidup tanpa berbuat dosa sekarang, ia juga tidak akan dapat kemudian, dan oleh karena ia tidak dapat menipu Allah, ia ditinggalkan tanpa meterai walaupun ia mungkin mengakui kebenaran yang ada dalam pekabaran itu. Akan tetapi, seorang Kristen yang sejati tidak pernah membanggakan diri telah mencapai kesempurnaan, melainkan ia akan berseru bersama nabi itu: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni Tuhan semesta alam.” (Yesaya 6:5.)

Jika ada dosa yang diperbuat oleh orang seperti itu, itu bukanlah dosa yang diketahui atau yang disengaja. “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa” (Yakobus 4:17), dan tidak bagi yang lainnya. Akibatnya, orang yang memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengetahui kebenaran dan dengan giat melakukan semua yang ia ketahui, hal itu “diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran” (Roma 4:3), yaitu hidup tanpa dosa.

  1. Mata Air itu adalah sumber dari Sungai dalam Yehezkiel 47

AA 13

Ajaiblah pekerjaan yang dirancang oleh Tuhan untuk diselesaikan melalui sidang-Nya, supaya nama-Nya dipermuliakan. Suatu gambaran tentang pekerjaan ini diberikan dalam penglihatan Yehezkiel tentang sungai penyembuhan itu:.. {AA 13.1}

6T 227

Dari mata air inilah mengalir sungai yang besar yang terlihat dalam penglihatan Yehezkiel… {6T 227.3}

  1. Bacalah Yehezkiel 47: 1-12

2SR 292, 294

Akan terlihat bahwa ketika Yehezkiel pertama kali melihat air itu di sebelah mezbah, air itu tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan apa yang ia lihat di luar pintu gerbang. Oleh karena anak sungai yang kecil itu segera membesar menjadi sebuah sungai yang besar, maka hal itu melambangkan sesuatu yang bertumbuh dengan sangat cepat. Air ini melambangkan hal yang sama seperti air dalam Wahyu 17:15, “Bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.” Sebab malaikat itu berkata kepada Yehezkiel: “Dan apabila air itu mengalir masuk ke dalam laut, air laut itu menjadi tawar.” (Yehezkiel 47:8.) Oleh karena itu, air ini melambangkan suatu rombongan besar orang banyak ‘yang tidak dapat terhitung banyaknya’ yang akan disembuhkan dari dosa dan penyakit, diselamatkan pada masa ‘seruan keras’ melalui pelayanan ‘isi rumah Daud’ (sidang). Oleh karena Yehezkiel tidak dapat berenang menyeberangi sungai ini, maka lambang itu sangat selaras dengan Wahyu 7:9, “Suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa... memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.”

2SR 296, 297, 298

“Lalu ia berkata kepadaku: Air ini mengalir menuju wilayah sebelah timur, dan menurun ke padang gurun, lalu masuk ke dalam laut.” (Yehezkiel 47:8.) Sungguh menakjubkan memperhatikan betapa sempurnanya lambang-lambang ini dalam setiap hal. Arah mata angin ini menunjukkan bahwa pekabaran ‘seruan keras’ itu harus berangkat ke arah timur ketika pekabaran itu pertama kali dinyatakan. Oleh karena keanggotaan sidang sebagian besar berada di sebelah timur California dan di seberang Atlantik, maka dengan sendirinya pekabaran itu harus berangkat ke arah timur. Nubuatan simbolis ini menyatakan bahwa pekabaran ‘seruan keras’ itu akan berasal dari California. Dengan demikian menggenapi kata-kata nubuatan dari ‘Roh Nubuat’ dalam sebuah surat kepada Pendeta E. E. Andross: ‘Saya merasa yakin, Pendeta Andross, bahwa saudara-saudara di California Selatan akan menemukan suatu berkat dalam meninjau kembali ajaran-ajaran Alkitab mengenai 144.000 itu…’

“Penjala-penjala ikan akan berdiri di tepinya mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim; [kedua kota itu] akan menjadi tempat penebaran pukat.” (Yehezkiel 47:10.) Kedua kota ini menyatakan bahwa ikan-ikan itu ditangkap di dua tempat, yaitu En-Gedi (sidang M.A.H.K.) di mana 144.000 itu dikumpulkan -- yaitu buah-buah pertama. En-Eglaim (Babel atau dunia) di mana rombongan besar orang banyak dalam Wahyu 7:9 dikumpulkan. Gambar pada bagan, halaman 294, melambangkan sidang M.A.H.K. (En-Gedi) pada waktu ia menjadi ‘Isi Rumah Daud,’ dan tempat sungai itu (En-Eglaim) menunjukkan dunia. Aliran air dari mata air di mana ia pertama kali berangkat sampai ke pintu gerbang timur melambangkan 144.000 itu, dan sungai itu melambangkan rombongan besar orang banyak…”

Oleh karena kuasa yang dilambangkan oleh mata air itu terbuka bagi sidang kerajaan pada masa Seruan Keras, maka 144.000 dan Rombongan Besar Orang Banyak itu, yang masing-masing dilambangkan oleh aliran air

dan sungai itu, hanya dapat menerima manfaat dari kuasa penyucian ini pada masa Seruan Keras.

LOKASI MARKAS BESAR

  1. Di negara manakah Markas Besar Allah akan didirikan?

8TK 24

Dan karena menurut Daniel 4:20-22, pohon-pohon adalah melambangkan para pemimpin, oleh sebab itu pohon-pohon dalam contoh peristiwa ini melambangkan “tua-tua ..... yang di depan rumah itu” (Yehezkiel 9:6) — suatu kenyataan yang mengungkapkan, bahwa dalam periode ini, markas besar sidang terdapat di tempat pemerintahan binatang yang bertanduk dua itu – Dunia Baru, “bumi.”

1AS5 20, 21

Yesaya 2:7 -- “Penuhlah negeri mereka dengan emas dan perak, dan tiada berkesudahan segala harta bendanya; dan lagi penuhlah negerinya dengan kuda, dan tiada berkesudahan segala keretanya.”

Rumah Yakub terhadap mana Allah sedang membicarakannya di sini kembali dikenal oleh kenyataan, bahwa ia berada pada suatu negeri yang penuh dengan perak, emas, dan kereta, sehingga tidak akan berakhir perhitungan jumlahnya. Oleh karena tidak ada negeri di seluruh dunia kepunyaan Allah yang sangat kaya dengan perak, emas, dan lalu lintas kendaraan bermotor seperti halnya negeri ini, yaitu Amerika Serikat, maka jelaslah Amerika adalah negeri dimana markas besar Injil itu berada, yaitu negeri yang dimaksudkan oleh Allah itu…

11SC 8: 9

Dan setelah Yunus tiba di darat barulah Allah menemui dia untuk kedua kalinya dan menyuruhnya membawa sebuah pekabaran ke Niniwe. Hal ini menunjukkan bahwa suatu pekabaran harus muncul pada suatu waktu di dunia baru dengan suatu ramalan mengenai Niniwe. Dan ikan itu adalah contoh dari keadaan-keadaan yang diatur oleh pemeliharaan Allah yang dipakai-Nya untuk membawa umat-Nya ke dunia baru. Pekabaran yang harus dibawa Yunus ke Niniwe adalah contoh dari pekabaran kita yang muncul di dunia baru, yaitu Amerika.

  1. Tepatnya di mana di Amerika Serikat Markas Besar Allah akan didirikan?

12SC 5: 18.

Tetapi orang-orang Yakub belum berada di Gunung Sion bersama Anak Domba. Sebaliknya, mereka berada di Padan-Aram contoh saingan di mana Allah sedang memelihara mereka terpisah dari orang-orang Esau di dalam sidang. Itulah sebabnya satu bagian dari orang-orang Advent berada di Washington, D.C. dan bagian yang lain berada di Texas.

Mereka tidak dapat hidup rukun bersama-sama.

1KS 129

Untuk memenuhi panggilan ini kita harus mendirikan “benteng”, menimbun tanah, membangun “perkemahan tentara”, dan “menyusun alat-alat pendobrak” sekeliling -- “Ini akan merupakan satu tanda bagi isi rumah Israel.” (Yehezkiel 4:3). Maka, pertanyaan yang pertama timbul, dimanakah kita akan membangun? Jawabannya datang dari Dia Yang “sedang memegang pemerintahan dalam tangan-Nya sendiri.” (Testimonies to Ministers, hal. 300) : yaitu pada waktu Israel akan menjadi … bahkan menjadi suatu berkat di tengah-tengah negeri itu.” (Yesaya 19:24).

Maka dari itu, satu-satunya negara bagian yang berada di tengah-tengah kedua belahan bumi Amerika, yaitu Utara dan Selatan, adalah merupakan tempat dimana kita harus mendirikan “kubu pertahanan” sehingga terang itu dapat sama-sama menyebar ke timur dan ke barat, ke utara dan selatan. Selain itu, “kubu penyerangan” darimana “senjata pendobrak” itu akan dikirimkan, biasanya harus menjadi pusat lokasi sehingga jarak antara “senjata-senjata” dengan “kubu penyerangan” dapat dikurangi separuh, sehingga dengan demikian dapat mengurangi waktu dan biaya untuk transportasi dan perbekalan-perbekalan maupun untuk mengirimkan surat. Kita berterima kasih kepada Allah karena rencana yang bijaksana seperti ini.

Sebab itu, Ia telah memberikan kepada kita bukit-bukit di tepi danau yang indah yang berbatasan ke Waco, Texas, satu kota yang mempunyai penduduk sekitar 60.000 jiwa, dan masih cukup jauh dari lingkungan dunia dan kejahatan-kejahatannya -- kira-kira 5 mil dari pusat kota, dan kira-kira 2 ½ mil dari batas kota. Di sanalah terbentang tanah seluas 189 hektar untuk membangun “perkemahan” kita.

1KS 218

Dengan senang hati kami mengumumkan bahwa kantor markas besar pekabaran pemeteraian itu telah pindah dari Waco ke Pusat Gunung Karmel, ke tempatnya yang baru dan tetap pada tanggal 29 September untuk memberitakan pekabaran “Saksi Yang Benar itu kepada orang-orang Laodikea.” “Testimonies for the Church, Jilid 3, hal. 253.

Perhatikanlah bahwa Yesaya 19: 24 dipakai untuk menentukan lokasi Markas Besar di Waco, Texas. Ayat ini juga diterapkan kepada lokasi kerajaan itu. Lihat:

14Tr 17

Sesungguhnya, adalah demi “suatu berkat di tengah-tengah negeri itu,” bahkan bagi segala bangsa, Ia akan melaksanakan PEMBEBASAN SIDANG DARI KUK “ASYUR.”

  1. Mengapa nabi itu memindahkan Markas Besar dari California ke Waco, Texas? Arah manakah yang diikuti untuk sampai ke Texas?

3SC11, 12: 3

…pada tahun 1935 ketika, karena kekurangan tempat, dan supaya lebih berada di tengah-tengah bagi kedua benua Amerika, Perhimpunan itu pindah ke lokasinya yang sekarang--Pusat Gunung Karmel, Waco, Texas.

1KS 131

Beberapa waktu yang lalu sudah terbukti bahwa kita perlu mencari lagi sebuah pusat lokasi buat kantor untuk melayani seluruh ladang pekerjaan dengan efisien atau tepat guna, maka mereka yang berada di markas besar telah berbulan-bulan berdoa dengan sungguh-sungguh atas masalah ini, dan sementara mereka terus berdoa untuk mendapatkan terang atas masalah itu, akhirnya Tuhan menunjukkan dengan pasti bahwa California Selatan yang indah itu tidak lagi menjadi pusat pekerjaan-Nya bagi “domba-domba yang hilang dari isi rumah Israel” tetapi telah terlihat suatu tempat menuju ke arah timur pada aliran sungai yang “sumber mata airnya” akan menjadi besar dan bersatu ke dalam sungai nubuatan Yeheskiel, maka rencana-rencana segera dirumuskan dalam suatu penyelidikan yang langsung ke kawasan yang ditunjuk oleh Tuhan dimana markas besar yang akan datang akan didirikan.

Perhatikanlah bahwa yang terlihat dalam aliran air yang mengalir dari mata air itu adalah suatu arah, bukan suatu lokasi

bagi Markas Besar.

  1. Rujukan-rujukan lain yang menunjuk kepada Gunung Karmel:

2KS 355

Dengan segenap hati kami percaya bahwa Allah telah memimpin dalam mendirikan Pusat Gunung Karmel “di tengah-tengah negeri” itu, dan bahwa dari bukit Ilahi yang ditahbiskan itu akan mengalir “keju dan madu” bagi “anak-anak Yakub yang sisa.”

1KS 149

Dengan angka-Nya yang penting ini, yaitu hampir tujuh hari, dengan pertolongan Tuhan kami tiba tepat di tempat dimana sekarang kami berada, untuk berusaha keras membangun “perkemahan” Yehezkiel 4:2 itu, dari mana beban pekerjaan itu akan dibawakan kepada sidang dan ke seluruh dunia, sebagaimana yang dijelaskan dalam “Symbolic Code” bulan April. Pada tempat yang suci ini kami makan siang pada kira-kira jam 1 siang hari Jumat, puji Tuhan karena perlindungan-Nya yang berkasihan bagi kelompok ini di sepanjang perjalanan.

2KS 328

Karena sebagaimana para penganut Kebenaran Masa Kini selalu dengan setia memasang telinga mereka dalam suatu usaha untuk ingin sekali mendengarkan siaran-siaran berita dari bukit “padang rumput hijau” contoh saingan ini, yang mana dulu perhatian nabi Mikha diarahkan (Mikha 7:14), maka kami kuatir kalau mereka akan sangat kecewa jika kami tidak memberitahukan apapun tentang kegiatan-kegiatannya; oleh sebab itu, kami sangat senang menyampaikan salam dari Ibu alam di Gunung Karmel ini.

1AS28 35

Tongkat Allah ini tidak saja berbicara, tetapi Ia juga memberi makan. Dan apakah yang dapat diberikan-Nya kalau bukan “makanan pada waktunya?” Kalau bukan pekabaran dari hal jam itu? Firman menjelaskan, bahwa orang-orang itu adalah mereka yang tinggal secara terpencil di hutan-hutan, di tengah-tengah Carmel. Nubuatan mengenai hari dan jam ini menunjuk kepada pekabaran yang terkandung di dalam Tongkat itu, dan yang oleh Carmel dikeluarkan. Tidak ada lagi yang lain.

Karmel adalah suatu tempat yang harfiah. Alamatnya dicetak pada permulaan setiap pelajaran dalam Amaran Sekarang. Karmel juga mempunyai suatu tugas rohani, yaitu memberi makan dan memelihara umat Allah. Rujukan yang tersebut di bawah ini menunjukkan bahwa sebagian orang menghendaki kita merohanikan Pusat Gunung Karmel.

5KS 734

Oleh karena kami berpegang kepada kunci interpretasi atas pokok masalah dari tujuh trompet itu, yang saudara akui “tidak menolak penjelasannya”, maka saudara menghendaki supaya semua yang kami baca dalam Alkitab adalah merupakan lambang, sebab saudara mengatakan kepada kami bahwa kami harus menafsirkan “benteng” yang terdapat dalam Yehezkiel 4:2 untuk menjadi lambang.

  1. Kapankah Karmel akan layu dan menjadi sunyi?

2AS41 17

Amos 1:2 -- “Tuhan akan menderu-deru dari Sion, dan mengeluarkan suara-Nya dari Yerusalem; maka segala pondok gembala akan meratap, dan puncak Karmel akan layu.”

Kata-kata firman ini, anda saksikan, menggambarkan peristiwa tragis yang terjadi pada puncak Karmel di masa sejarah Eliyah. Di sini kepada kita diberikan petunjuk bahwa akan ada suatu pertikaian yang lain di antara nabi Allah dan nabi-nabi Baal…

Pada Pertikaian Terakhir bagi Sidang. Ini pastilah Yehezkiel 9, yang masih akan datang

1SR Tr. 75

“Dirikanlah juga perkemahan melawan dia”; artinya, buatlah suatu tempat penginapan sementara bagi para pengerjamu, yaitu Markas Besar dari mana pekerjaan itu dijalankan, dan bersiaplah untuk tinggal di sana sampai kamu telah menaklukkan kota itu. Inilah maksud yang saleh dari pembangunan Pusat Gunung Karmel, inilah tujuannya yang telah ditetapkan.

Apabila kota itu telah ditaklukkan.

11 SC 12: 30-34 atau 1 SC 14: 5-7.- Di sini Saudara Houteff memberikan suatu penerapan ganda kepada Amos 1:2. Ia menunjukkan bahwa tertutupnya pintu kasihan bagi sidang dan bagi dunia dilambangkan oleh layunya Karmel. Bahwa kedua peristiwa itu masih akan datang.

  1. Apakah tujuan dari sebidang tanah tambahan yang dibeli oleh saudara Houteff?

2KS 384

Kami senang untuk memberitahukan bahwa sekarang kawasan Gunung Karmel sudah hampir dua kali lipat luasnya dengan pembelian sebidang tanah yang lain yang berdampingan dengan tanah yang telah kita miliki seluas 189 hektar, sehingga tanah itu menjadi seluas 375 hektar; dan kami yakin bahwa semua penganut Kebenaran Sekarang akan sangat bersukacita untuk mengetahui bahwa pertambahan tanah ini akan memberi kemungkinan, bagi mereka yang ingin hidup mandiri dari peraturan yang mengatur Gunung Karmel, untuk membangun tempat tinggal mereka sendiri di tanah yang menghadap ke jalan, yang dapat melihat keindahan Danau Waco dari ketinggian kira-kira 200 kaki, selain memberikan suatu jaringan jalan yang lebih baik, air danau yang jernih -- dan sekitar dua setengah mil dari jalan raya depan.

  1. Mengapa Saudara Houteff memutuskan untuk menjual kelebihan tanah itu pada tahun 1954?

10KS 926

Karena itu ketahuilah, bahwa sebagian tanah milik Gunung Karmel sedang dibagi-bagi untuk tempat tinggal kelas atas, mulai dari kebun buah persik yang lama dekat jalan masuk Gunung Karmel.

Maka siapakah yang tahu, kecuali Tuhan, bahwa contoh yang mendebarkan hati ini dapat segera berubah menjadi bunyi tanda bahaya dan yang akan diikuti oleh setiap orang Davidian yang setia di seluruh negeri itu. Bahkan sekarang, contoh yang diberikan Tuhan untuk mengumpulkan dana dengan menjual harta milik-Nya, adalah merupakan satu seruan keras kepada setiap orang Davidian untuk menyadari kenyataan, bahwa mereka memiliki hak istimewa untuk ikut dalam kampanye tersebut, mula-mula dengan memberikan perpuluhan dan persembahan dengan setia, dan akhirnya menambah jumlah dana itu dengan memberikan segalanya, sehingga pekerjaan itu dapat diselesaikan, lalu orang-orang suci dapat berkumpul kembali di rumah!

10KS 936

Masih terngiang di telinga pengumuman yang mengejutkan dari Gunung Karmel pada bulan Juli, yang memberitahukan tentang penjualan tanah milik Gunung Karmel dan persiapan untuk usaha segenap tenaga untuk merebut kembali Sidang dari tangan Musuh.

Untuk memperoleh dana tambahan guna mengirimkan lebih banyak penjala dan pemburu ke ladang pekerjaan, tanah itu dijual sebagian demi sebagian sesuai dengan kebutuhan yang timbul. Hal ini sesuai dengan program yang digariskan oleh Alkitab dan Roh Nubuat, di mana Tuhan sedang mengajar kita kapan harus menjual dan berapa banyak yang harus dijual (10SC 1: 3-5)). Seluruh tanah milik Gunung Karmel pada akhirnya akan dijual apabila ‘kota itu telah ditaklukkan’ (1SR Tr. 75), kemudian kita pergi ke Kerajaan itu.

Demikianlah penjualan tanah milik Gunung Karmel dimulai dengan Kebun Buah Persik yang Lama (10KS 926) oleh karena tempat itu adalah kawasan yang paling dekat dengan kota. Di atas sebidang tanah ini, Perhimpunan Davidian sedang membangun tempat-tempat tinggal kelas atas untuk mencegah kota itu sendiri datang lebih dekat lagi ke perkemahan itu (10KS 937). Nama jalan yang pertama di kawasan pembagian tanah itu dahulu dan sampai sekarang ialah “Charboneau Drive.”

Orang-orang Davidian selama tahun 1955 sampai 1960 tidak menerima perintah apa pun untuk menjual seluruh tanah milik Gunung Karmel. Mereka yang berlari mendahului dan menjual seluruh perkemahan itu adalah orang-orang yang tidak setia. Kemudian mereka menyangkal pekabaran itu. Sementara kelebihan tanah itu sedang dijual, sebuah gedung percetakan baru yang besar sedang dibangun di atas tanah itu:

10KS 940

Sentuhan terakhir sedang ditempatkan pada bangunan percetakan yang baru, dan tak lama lagi ia akan siap untuk dihuni, dengan demikian ia akan memberikan ruang untuk kantor di (bangunan) B-8, yaitu gedung perkantoran pusat, yang kini menampung departemen percetakan dan penerbitan serta departemen korespondensi.

Tidak ada bukti bahwa Saudara Houteff menjual tanah itu karena ia ingin memindahkan Markas Besar ke Pantai Timur atau ke tempat lain mana pun. Tidak ada perintah dari Tuhan untuk memindahkan Gunung Karmel keluar dari Texas. Ada tanda-tanda bahwa iblis ingin merobohkan Pusat Gunung Karmel yang lama.

3KS 605

Dalam paragraf berikut akan terlihat bahwa musuh kebenaran sudah bertekad agar terang itu tidak sampai kepada orang banyak (“Testimonies to Ministers”, hal. 411), ia juga akan melakukan apa saja untuk merubuhkan Pusat Gunung Karmel dan pekerjaan yang sedang dikerjakannya.

  1. GC di Takoma Park Washington, DC dan Gunung Karmel di Waco, Texas

LS 394, 395

Selama bagian akhir bulan Juli, 1903, saudara-saudara utusan dari banyak bagian ladang pekerjaan berkumpul di Washington, D. C., dan segera mulai memeriksa bagian-bagian pinggiran District of Columbia untuk mencari tanah milik yang cocok. Setiap pagi, sebelum berangkat, mereka berkumpul untuk berdoa dengan sungguh-sungguh memohon tuntunan ilahi. Dan doa-doa mereka dijawab dengan nyata. Di Takoma Park, salah satu kota yang paling menarik dan paling sehat di dekat Washington, ditemukan sebidang tanah seluas lima puluh ekar, yang tampaknya memenuhi segala persyaratan. Dengan ketinggian kira-kira tiga ratus kaki, tanah itu hanya tujuh mil dari gedung capitol, dan berada di dalam batas-batas Takoma Park, sehingga memiliki keuntungan-keuntungan pelayanan pos, gas, air, saluran pembuangan, dan jalan-jalan; dan pada waktu yang sama tanah itu cukup terpencil oleh hutan-hutan yang lebat sehingga memiliki juga keuntungan-keuntungan sebuah tanah pedesaan yang tenang. Tanah milik itu ditumbuhi ratusan pohon asli; dan melintasi salah satu sisinya, namun masih di dalam garis batasnya, mengalir sebuah anak sungai yang indah yang diisi oleh mata-mata air yang hidup. {LS 394.3}

1KS 129

Sebab itu, Ia telah memberikan kepada kita bukit-bukit di tepi danau yang indah yang berbatasan ke Waco, Texas, satu kota yang mempunyai penduduk sekitar 60.000 jiwa, dan masih cukup jauh dari lingkungan dunia dan kejahatan-kejahatannya -- kira-kira 5 mil dari pusat kota, dan kira-kira 2 ½ mil dari batas kota. Di sanalah terbentang tanah seluas 189 hektar untuk membangun “perkemahan” kita.

Lokasi GC yang Baru

Berlokasi di Silver Spring, Maryland, sejak tahun 1989, gedung kantor pusat gereja, yang dikenal sebagai General Conference Masehi Advent Hari Ketujuh, menampung dan mendukung administrasi salah satu gereja yang paling cepat bertumbuh di dunia.

Gereja itu membeli tanah seluas 26 ekar pada tahun 1969 sebagai pilihan untuk kebutuhan mereka di masa depan. Tanah itu adalah bagian dari sebuah peternakan milik seorang Kolonel Connelly dan pada waktu itu berada di luar kawasan-kawasan perkotaan yang utama. Kantor pusat yang lama telah berlokasi di Takoma Park, Maryland, sejak tahun 1904 dan kebutuhan gereja yang terus bertumbuh telah mengakibatkan campuran gedung-gedung tua, tambahan-tambahan pada gedung, dan gedung-gedung yang lebih baru, semuanya berdesak-desakan di dalam apa yang telah menjadi suatu kawasan perkotaan yang padat. Selain itu, jalan di depan gedung General Conference yang lama merupakan batas antara Washington, D.C. dan Maryland dan akibatnya sebagian gedung memiliki alamat Maryland dan yang lainnya berada di Washington.

Tuhan memilih bagi Markas Besar GC, suatu tempat yang berada di dalam batas-batas Takoma Park dan hanya tujuh mil dari gedung Capitol negara itu. Pastilah Ia telah mengetahui bahwa tempat itu akan menjadi suatu kawasan perkotaan yang padat. Namun Ia memilihnya bagi Markas Besar GC.

Kota Waco telah meluas sejak zaman Sdr. Houteff tetapi Markas Besar itu berada di lokasi yang damai dan tenang. Tuhan tidak memberikan kepada kita petunjuk apa pun untuk meninggalkannya sebelum pekerjaan bagi sidang selesai. Ia mengetahui dengan tepat apa yang sedang Ia lakukan. Siapakah kita sehingga mempertanyakan Dia?

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Ketuk referensi Alkitab untuk membuka ayatnya (Terjemahan Baru) di bible.com; referensi Roh Nubuat dibuka di EGW Writings (egwwritings.org), dalam bahasa Inggris.