Pendahuluan: Sejak kematian Saudara Houteff pada tahun 1955, Davidia telah diombang-ambingkan dan pastilah telah menghadapi serangan Musuh jiwa-jiwa kita dan kebenaran Allah yang Kekal. Di tengah-tengah sifat mementingkan diri dan berbagai macam penipuan, banyak orang telah mengaku memegang jabatan nabi dan, boleh dikatakan, telah menyuruh para penganut kebenaran masa kini untuk duduk di kaki mereka. Sebagian telah datang dan pergi, dan tentu saja, yang lain masih tetap ada, dan lebih banyak lagi yang sedang bangkit. Sungguh, setiap “angin pengajaran sedang bertiup.”
Tujuan pelajaran ini ialah memberitahukan secara ringkas kepada para Penganut Tongkat tentang kepercayaan-kepercayaan Dasar dari Persekutuan Bashan dan Jawaban Tongkat terhadap ajaran-ajarannya yang tidak berdasar.
MENGAPA PENTING UNTUK MENGHADAPI AJARAN-AJARAN PALSU INI?
“Guru-guru palsu dapat tampak sangat bersemangat bagi pekerjaan Allah, dan dapat mengeluarkan dana untuk membawa teori-teori mereka ke hadapan dunia dan sidang; tetapi karena mereka mencampurkan kesesatan dengan kebenaran, berita mereka adalah berita penipuan, dan akan menuntun jiwa-jiwa ke jalan-jalan yang salah. Mereka harus dihadapi dan dilawan, bukan karena mereka orang-orang jahat, melainkan karena mereka adalah guru-guru kepalsuan dan sedang berusaha membubuhkan cap kebenaran pada kepalsuan.” {TM 55.1}
“Biarlah pernyataan-pernyataan Firman Allah yang jelas dan sederhana menjadi makanan bagi pikiran; berspekulasi tentang gagasan-gagasan yang tidak dengan jelas disajikan di sana adalah urusan yang berbahaya.” {1SM 181.1}
“Semua penganut kebenaran sekarang hendaknya melihat sekarang bagaimana perlunya meninggalkan setiap angin doktrin itu betapa pun juga ia itu menyenangkan atau masuk akal tampaknya. Ingatlah selalu akan kata-kata : “Bahwasanya, mereka yang pergi menuju ke negeri utara itu telah mendiamkan Roh-Ku di negeri utara.” (Bacalah : buku Paradoks Besar Sepanjang Zaman, hal. 44, 45, Traktat No. 2, — Za. 6:1-8). Saudara, Saudariku, ambillah doktrinmu hanya dari mangkok keemasan itu (bacalah buku Tongkat Gembala, jilid 2), dan janganlah menjadi seperti ombak-ombak di laut yang diombang-ambingkan angin ke sana kemari — janganlah dihanyutkan ke sana kemari oleh banyak angin doktrin yang sedang bertiup dengan derasnya dari setiap arah untuk menyesatkan kamu daripada jalan menuju kerajaan yang kekal itu.” Traktat 11 hal. 12
“Ada orang-orang pada masa kini yang akan menyajikan kepalsuan sebagai kebenaran-kebenaran yang menguji, sama seperti orang-orang Yahudi menyajikan pepatah-pepatah manusia sebagai roti dari surga…Apabila mereka yang mengaku percaya kebenaran masa kini sadar, apabila mereka menerima firman Allah tepat sebagaimana tertulis, apabila mereka tidak berusaha memutarbalikkan Alkitab, mereka akan mengeluarkan dari perbendaharaan hati perkara-perkara yang baru dan yang lama, untuk menguatkan diri mereka sendiri dan mereka yang untuknya mereka bekerja."--The Review and Herald, 18 Juni 1901.” Answerer Buku 3, hal. 57, 58.
FAKTA-FAKTA PENTING UNTUK DIINGAT
“Musuh telah membuat orang-orang Laodikea percaya bahwa mereka tidak memerlukan Kebenaran lagi, bahwa mereka telah memiliki semua Kebenaran yang diperlukan untuk membawa mereka melewati gerbang-gerbang Surga, meskipun Allah telah
menyatakan bahwa mereka kekurangan segala sesuatu, dan akan segera "dimuntahkan" (Why. 3:16).
Sekarang kita sungguh-sungguh diperkaya dengan Kebenaran jika kita telah mempelajari dan mencernakan apa yang telah diberikan kepada kita, sebab telah disediakan bagi kita "emas yang telah dimurnikan dalam api" supaya kita menjadi kaya, "minyak untuk melumas mata" supaya kita "dapat melihat," dan "pakaian" yang dengannya kita dapat ditutupi (Why. 3), dan "minyak tambahan" supaya jalan kita diterangi (Mat. 25).
Karena itu Iblis tidak akan menyerang kita di tempat ia menyerang orang-orang Laodikea, melainkan ia akan mengatakan kepada kita bahwa kita miskin akan Kebenaran. Ia akan melakukan hal ini dengan cara apa saja.” Symbolic Code, Jilid 11, No. 2 hal. 11.
“Dari contoh-contoh ini dan banyak contoh lainnya, kita melihat bahwa Allah bukan saja tidak pernah menugaskan seorang utusan untuk mengubah, menyusun kembali, atau membatalkan berita yang telah dipercayakan-Nya kepada utusan lain, tanpa terlebih dahulu memberitahukan perkara itu kepada keduanya, tetapi juga bahwa Ia tidak pernah menghormati dengan kenaikan kedudukan mereka yang berusaha meninggikan dan membesarkan diri, melainkan Ia meninggikan pada waktunya mereka yang merendahkan diri di bawah tangan-Nya yang kuat (1Ptr. 5:6).” Answerer Buku 1 hal. 53
“Ingatlah juga, bahwa kebiasaan membanding-bandingkan pernyataan-pernyataan yang dilepaskan dari konteksnya pada dasarnya tidak jujur, dan pada masa kini menuntun kepada sama banyaknya penyelewengan dan penerapan kebenaran yang salah seperti halnya pemutarbalikan yang disengaja yang dilakukan dalam tantangan Setan kepada Kristus…” Answerer Buku 1 hal. 48.
“Setan mempunyai kemampuan untuk menimbulkan keraguan dan merancang keberatan-keberatan terhadap kesaksian yang tajam yang dikirimkan Allah, dan banyak orang menganggapnya suatu kebajikan, suatu tanda kecerdasan dalam diri mereka, untuk tidak percaya dan untuk mempersoalkan serta berdalih. Mereka yang ingin ragu akan mendapat banyak tempat. Allah tidak bermaksud menyingkirkan segala alasan untuk tidak percaya. Ia memberikan bukti, yang harus diselidiki dengan saksama dengan pikiran yang rendah hati dan roh yang mau diajar, dan semua orang harus memutuskan berdasarkan bobot bukti." [JILID 3, HAL. 255 (1873).] "Allah memberikan bukti yang cukup bagi pikiran yang jujur untuk percaya; tetapi ia yang berpaling dari bobot bukti karena ada beberapa perkara yang tidak dapat ia jelaskan kepada pengertiannya yang terbatas akan dibiarkan dalam suasana ketidakpercayaan dan keraguan yang dingin dan membekukan, dan akan karam imannya." [JILID 4, HAL. 232, 233 (1876).]” {5T 675.3}
TEORI-TEORI BASHAN
Selain kepercayaan-kepercayaan Dasar dari Davidian MAHK, para penganut Bashan berpegang:
Bahwa Karmel (Mi. 7:14, Amos 1:2) telah layu pada tahun 1955 dengan kematian Saudara Houteff. Sebagian mengatakan pada waktu “Kegagalan” itu, atau ramalan palsu tentang Yeh. 9 oleh Saudari Houteff dan yang lain-lain. Lihat Keys of the Kingdom hal. 44.
Bahwa kita sekarang sedang makan di padang rumput Bashan.
Bahwa padang rumput Gilead akan ada pada masa Kerajaan.
Bahwa Roh Nubuat yang hidup adalah alat manusia yang hidup, yaitu para nabi atau utusan Allah.
Bahwa sidang harus mempunyai seorang nabi yang hidup, Roh Nubuat yang Hidup (menurut pengertian mereka) setiap waktu untuk menuntun dan mengarahkan sidang.
Bahwa Penjaga Pintu/Nabi/Presiden pada masa kini adalah Saudara M. J. Bingham (Sdri. Bingham) yang sekarang bertempat tinggal di Exeter, Missouri, AS.
/bahwa Penjaga Pintu (M. J. Bingham – Sdri. Bingham) (1TG. 2: 19, 20) akan memeriksa “domba-domba” atau anggota-anggota dan para pemimpin sidang ketika mereka memasuki kandang—yaitu sidang.
Harus ada seorang presiden setiap waktu untuk menggenapi tata tertib yang digambarkan dalam Leviticus dari D.S.D.A.
Catatan: Ajaran-ajaran di atas, jika diterima, menuntun penganutnya kepada sejumlah besar teori lain yang membawa mereka semakin jauh ke tengah laut dan hanya suatu mukjizat yang dapat menarik seseorang kembali ke tanah kebenaran yang kokoh.
JAWABAN TONGKAT
1SR 243 – Pernyataan ini menunjukkan bahwa tempat-tempat itu adalah padang rumput rohani:
“Karmel, Bashan, dan Gilead dipakai sebagai lambang-lambang padang rumput rohani yang baik. Tempat-tempat ini adalah tempat di mana Israel memperoleh kemenangan-kemenangan mereka. Gunung Karmel adalah tempat Elia mengalami pengalamannya dengan Israel yang murtad pada zaman Ahab. Di Karmel itulah ia (Elia) menurunkan api dari langit yang memakan habis korban di atas mezbah, sesudah mana ia membunuh nabi-nabi Baal.”
Di manakah Ilham menempatkan padang rumput Karmel?
Markas Besar Allah akan didirikan di tengah-tengah negeri, Waco, Texas. 1KS 128-135; 1KS 129.
Haruskah ini menjadi lokasi yang tetap? Ya. 1SC 16: 1-4.
Rujukan-rujukan lain yang menunjuk kepada Gunung Karmel:
2SC 8:7 “Bukit yang ditetapkan secara ilahi”
1KS 149 “Perkemahan”
1KS 149. “Tempat perlindungan”
2KS 328 “Bukit ‘padang rumput hijau’ contoh saingan”
Di manakah Tongkat mengajarkan bahwa Markas Besar contoh saingan dari Esau dan Yakub seharusnya berada?
12SC 5: 18.
Tongkat manakah yang akan Anda dengar?
1AS28 35 – “Nubuatan mengenai hari dan jam ini menunjuk kepada pekabaran yang terkandung di dalam Tongkat itu, dan yang oleh Carmel dikeluarkan. Tidak ada lagi yang lain.”
Kapankah Karmel akan layu dan menjadi sunyi?
11SC 12: 30-32. Ketika masa percobaan ditutup
Amos 1:2 Ketika Tuhan menderu dari Sion
2AS41 17. Pada saat Pertikaian Penentuan bagi Sidang. Ini pastilah Yehezkiel 9, yang masih akan datang.
Karmel layu (penerapan ke-2) pada saat penutupan masa percobaan
11 SC 12: 30-34 atau 1 SC 14: 5-7.- Di sini Saudara Houteff memberikan penerapan ganda kepada Amos 1:2. Ia menunjukkan bahwa penutupan masa percobaan bagi sidang dan bagi dunia dilambangkan oleh layunya Karmel. Bahwa kedua peristiwa itu masih akan datang. Karena itu, kita masih hidup dalam periode Karmel. Karmel tidak mungkin sudah layu.
Catatan: Sebagian penganut Bashan mungkin keberatan memakai pernyataan ini karena pernyataan itu ditulis oleh Saudara Houteff pada tahun 1935, sebelum ia mendapat terang tentang Kerajaan. Tetapi ini adalah keberatan yang tidak adil, sebab meskipun ia belum mendapat terang tentang pergi ke Palestina, ia sudah mengetahui tentang periode kerajaan atau Seruan Keras (Deruan dari Sion jatuh dalam periode waktu yang sama). Periodenya sama.
DI MANAKAH KITA MENEMPATKAN BASHAN DAN GILEAD
Ilham berdiam diri tentang Bashan dan Gilead. Ilham tidak memberikan lokasi contoh saingan bagi Bashan. Setiap tafsiran yang diajukan tentang Bashan dan Gilead tergolong tafsiran pribadi-rekaan manusia. Kita harus menunggu sampai gulungan kitab itu terbuka di dalam Kerajaan.
Sayang sekali, sebagian orang telah berusaha menafsirkan Bashan dan Gilead dengan memakai Yes. 33:9; Tetapi Saudara Houteff sendiri tidak memberikan tafsiran atas ayat ini. Lihat 1AS34 26.
Catatan: Setiap usaha untuk menafsirkan ayat-ayat yang tidak terdapat dalam “Mangkok” harus ditolak.
“Carilah penjelasan-penjelasan Anda ‘di dalam Mangkok,’ dan Anda tidak akan mendapat kesukaran untuk mengetahui kebenaran atau untuk menghindari jerat penipuan yang selalu siap. Dengan demikian kesukaran untuk mengetahui perbedaan antara kebenaran dan kesesatan dihapuskan.” 2SR 289.
“Jadi jelaslah, perkara-perkara apa pun yang tidak diajarkan dan ditafsirkan oleh Ilham Sendiri, tidaklah layak untuk diingat, diajarkan, atau bahkan didengarkan.” Trak. 15 hal. 31, 32
ROH NUBUAT YANG HIDUP
Catatan: Mereka yang mengajukan teori-teori Bashan pada umumnya membaca pernyataan-pernyataan dari berita Tongkat di mana Saudara Houteff menekankan perlunya Roh Nubuat yang hidup di dalam Sidang, yaitu 1AS10 61. Kemudian mereka mendefinisikan Roh Nubuat yang Hidup sebagai alat manusia, nabi, atau utusan yang membawa suatu berita dari Tuhan. Definisi yang sedemikian disisipkan dalam penjelasan mereka tentang tulisan-tulisan itu, tetapi bukan dari penulis yang diilhami itu sendiri ( Saudara V. Houteff ). Di atas dugaan dan anggapan inilah bertumpu SELURUH BERITA mereka.
Apakah Roh Nubuat yang Hidup itu?
2AS45 14- “suatu pekabaran pada waktunya….. makanan pada waktunya.”
2AS45 17, 2AS20 53- “interpretasi Alkitab yang diilhami.”
2AS41 55-“firman-Nya (Allah) yang hidup yang diteruskan oleh utusan-utusan pilihan-Nya yang dipenuhi Roh.”
2AS14 37-“Roh Yang mengungkapkan nubuatan-nubuatan itu.”
Trak. 6, 30 -“Jilid-Jilid itu”
Trak. 6, 78 -“Tulisan-Tulisan itu”
Lihat juga 2TG 16: 22; 2AS34 43; Trak. 6: 43,45,46,47.
1 SM 55- “Perkataan-perkataan ini…. akan tetap hidup dan berbicara….”
1AS11 28- “Firman Allah hidup selama-lamanya.” Bukan alat manusia.
Catatan: Pada bagan Zakharia 4 Ilham menempatkan istilah “Roh Nubuat” pada mangkok (tulisan-tulisan), bukan pada kedua pipa (para penafsir).
Kesimpulan: Karena itu Roh Nubuat yang hidup adalah Firman yang hidup yang diilhamkan, ditopang, dan diberi kuasa oleh Roh Kudus. Manusia, nabi atau utusan, keran atau bejana itu tidaklah hidup selama-lamanya. Jadi memiliki Roh Nubuat yang hidup berarti memiliki suatu “Pekabaran pada Waktunya”, suatu kebenaran yang mutakhir, dan inilah yang kita miliki pada masa kini di dalam Tongkat Gembala.
NABI DI DALAM SIDANG DARI YEHEZKIEL 9 SAMPAI PERIODE KERAJAAN
2AS24 50 sering dipakai oleh orang-orang Bashan untuk membuktikan bahwa harus ada “seorang nabi” di dalam sidang sebelum Yehezkiel sembilan – ketika bumi menelan air bah itu.”
Meskipun ayat ini menjelaskan bahwa akan ada seorang nabi di dalam sidang, ayat ini tidak mengatakan sebelum bumi menelan orang-orang munafik (Yeh. 9) melainkan “pada waktu itu,” dan sesudahnya. (Lihat paragraf 2).
Kita tidak ragu bahwa sejak Yehezkiel sembilan dan seterusnya Saudara Houteff dan orang-orang MAHK yang setia lainnya termasuk pendiri Sidang, E. G. White, akan bangkit dalam suatu kebangkitan istimewa yang akan terjadi sekitar Yehezkiel sembilan dan menyelesaikan pekerjaan mereka di dalam
Kerajaan. Lihat Dan. 11:4; 12:1-3; 2AS7 16-11, 1, 5; Trak. 14; 25; WHR 46; 2TG 42, 28,
29; 2AS33 5; 1AS6 71; Trak. 12: 37, 38, 55, 56. Rujukan-rujukan ini menunjukkan bahwa berdirinya Mikhael dan kebangkitan istimewa itu terjadi ketika “Raja utara, atau Asyur, melepaskan suatu perang raksasa di Palestina – ‘zaman bangsa-bangsa lain.’” (Luk. 21:24).
1AS14 48, 22 – Ringkasan: Zerubabel contoh saingan (Saudara Houteff) akan memulai dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
PERNAHKAH ROH NUBUAT BERDIAM DIRI?
Dengan mengutip Answerer Buku 3 HAL. 60 sebagian orang hendak membuat kita percaya bahwa Roh Nubuat tidak aktif atau tertidur antara tahun 1915 (kematian Saudari White) dan tahun 1930 ketika Tongkat diperkenalkan.
“Pada waktu kematian Saudari White, pada tahun 1915, karunia Ilham, Roh Nubuat yang aktif, menjadi diam, tidak lagi menyatakan dirinya untuk suatu waktu…” Answerer Buku 3 HAL. 60
ELIA ADALAH UTUSAN YANG TERAKHIR
GCS 8. Tidak ada suara lain dari “kebenaran pada waktunya” dan “Kekuasaan”
GCS 19 – Yang “seorang untuk Menafsirkan” dan Mengumumkan” GCS 23 – “Nabi terakhir bagi sidang pada masa kini” GCS 31, 32 – “Yang Terakhir”
Trak. 9: 67 - “Pemberitaan “Terakhir” yang dikirim dari Surga”
Trak. 13: 11 - Nabi “Terakhir” bagi “Dunia”
1 Ans. 78 – “Utusan terakhir yang mempersiapkan jalan Tuhan”
2AS10 66 (3) – Terang yang lebih banyak tidak dapat datang sampai “pemeteraian 144.000” telah terlaksana. Lihat juga 1AS11 28; 1AS14 48 1 TG 5: 12; 2 SR 9, 230, 231 (Bawah).
Kesimpulan: Siapa pun yang mengaku memiliki Roh Nubuat memiliki suatu pekabaran pada waktunya (2AS45 14); siapa pun yang mengaku bahwa ia adalah seorang guru nabi, atau berusaha memaksa kita untuk mendengar berita atau suaranya, adalah suatu kekuasaan. Orang yang sedemikian adalah seorang “Penipu Besar,” dan akan menuntun “korban-korbannya dengan mata tertutup ke dalam kebinasaan” (GCS 8). Sebagaimana Yohanes Pembaptis adalah yang terakhir sebelum Kedatangan Kristus yang ke-1, Elia masa kini adalah yang terakhir sebelum Kedatangan yang ke-2. (GCS hal. 23).
Jadi kita melihat bahwa kita telah sampai kepada yang terakhir. Dan apa yang disebut nabi-nabi masa kini ini bertentangan dengan utusan yang terdahulu, dengan demikian berbicara melawan Allah dan kebenaran-Nya. Kita harus menerima berita itu sebagaimana tertulis. Lihat 1 Ans. 53; 3 Ans. 58; 1 SM 180, 181.
PENJAGA PINTU ADALAH SEORANG NABI
Gagasan bahwa seorang manusia harus memeriksa Anda adalah merampas kedudukan Allah. Hanya Allah yang mengetahui hati. Lihat: 4T 453; DA 194; 4T 583; 5T 246.
1AS2 49, 20 – Penjaga pintu adalah “orang yang melalui siapa Roh Nubuat itu dinyatakan.” – Seorang nabi. Ia akan membukakan pintu bagi mereka yang memenuhi “Persyaratan-Persyaratan” itu. Lihat juga 11 SC 3: 10, 11; 1AS17 5.
Kesimpulan: Karena itu Saudara Houteff adalah penjaga pintu atau nabi yang membawa berita terakhir kepada Sidang, jadi ia adalah utusan atau penjaga pintu yang terakhir. Ia membukakan pintu dengan membawa suatu berita kebenaran. Kuncinya adalah kebenaran; beritalah yang menentukan siapa yang masuk atau tidak. Penjaga pintu itu dipimpin oleh Roh untuk membawa suatu berita kebenaran masa kini yang harus kita hidupi, dengan demikian memeteraikan orang-orang kudus – membukakan pintu bagi mereka yang memenuhi persyaratan-persyaratannya.
SEORANG PRESIDEN ADALAH SEORANG NABI
Para penganut Bashan mengaku bahwa kita harus mempunyai seorang presiden setiap waktu.
LD hal. 6. - Seorang presiden adalah seseorang yang dipanggil dan dipilih oleh Allah. Seorang nabi, ia dipanggil dengan cara yang sama seperti Musa, Yehezkiel, dan para Rasul.
LD hal. 9. (a) (b) (c). - Dewan Eksekutif bertugas mengelola atau mengawasi Persekutuan dan mengisi setiap lowongan kecuali lowongan presiden. Jadi, jika presiden tidak ada, Dewan Eksekutif yang mengelola.
Kesimpulan: Karena Saudara Houteff adalah presiden/penjaga pintu/nabi yang terakhir, maka Dewan Eksekutif di antara sidang-sidang persekutuan dapat mengisi setiap lowongan kecuali presiden atau nabi, dan dapat sepenuhnya mengelola kegiatan-kegiatan Persekutuan selama presiden tidak ada.
Siapakah yang akan memimpin kita pulang ke Kerajaan?
3 Ans. 20-23.- Di sini ilham mengenali berita Tongkat sebagai “satu-satunya yang ditetapkan untuk memimpin Sidang hari-hari terakhir…masuk ke tanah perjanjian” (3 Ans. 23). Bukan alat manusia.
Kesimpulan dari seluruh perkara: Meskipun lebih banyak lagi yang dapat dikatakan, keterangan yang tersebut di atas membuat sejernih kristal bahwa mengikuti ajaran-ajaran Bashan sungguh-sungguh berarti berjalan dalam kegelapan, dan pada akhirnya, mendapati diri sedang menempuh jalan yang menuju kebinasaan. Jika kebenaran hendak “memerdekakan kita,” maka kita harus mengindahkan suara kebenaran dan tidak lain daripada kebenaran.
Kiranya Allah menolong kita untuk menjadi bijaksana, rajin, senantiasa berjaga-jaga dalam doa. Kiranya Allah memberkati Anda.
