PelajaranENESFRID Word
Pelajaran No. 19

Masa Kesusahan Yakub — Yeremia 30:1-10

  1. Apakah pokok beban pasal ini?

Yeremia 30:1-3

30:1 Firman yang datang kepada Yeremia dari pada TUHAN, bunyinya:

30:2 Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tuliskanlah segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu dalam sebuah kitab.

30:3 Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda, firman TUHAN, dan Aku akan membawa mereka pulang ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.

1AS47 30, 31

“…Yehuda dan Israel keduanya bersama-sama memperoleh janji untuk kembali ke tanah air mereka. Oleh karena hal ini belum pernah terlaksana, maka nubuatan ini masih belum digenapi… isi dari pasal ini adalah mengenai kembali ke tanah air contoh saingan.”

  1. Apakah yang akan dialami anak-anak Yakub ini dalam perjalanan pulang mereka?

Yeremia 30: 4-7

30:4 Inilah perkataan-perkataan yang telah difirmankan TUHAN mengenai Israel dan mengenai Yehuda.

30:5 Sungguh, beginilah firman TUHAN: Kami mendengar suara kegentaran, ketakutan, dan bukan damai sejahtera.

30:6 Tanyakanlah dan lihatlah, apakah seorang laki-laki dapat melahirkan anak? Mengapa Aku melihat setiap laki-laki memegang pinggangnya seperti perempuan yang melahirkan, dan setiap muka berubah menjadi pucat?

30:7 Aduh, betapa hebatnya hari itu, tidak ada taranya! Itulah waktu kesesakan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya.

13SC 1, 2. 9 - “…sesuatu yang seaneh seandainya seorang laki-laki harus menderita sakit bersalin. Suatu masa kesusahan dan ketakutan yang besar dan luar biasa akan menimpa umat itu. Ia akan mendatangkan kesesakan dan kecemasan yang besar ke atas mereka.”

1AS47 30 - “Sebab daripada ketakutan itu yang diramalkan di sini pada dasarnya adalah tidak perlu dan sia-sia, demikianlah Tuhan tegaskan.”

13SC 1, 2. 9, 10 - “Walaupun ia disebut sebagai masa kesusahan Yakub, namun tidak ada kesusahan seperti itu dalam hal bahwa tidak ada yang sedemikian besarnya. Dalam nubuatan ini Allah menyatakan bahwa sebelum umat Allah kembali ke tanah nenek moyang mereka akan ada suatu masa kesusahan yang akan membuat semua wajah menjadi pucat. Itu akan menjadi suatu masa kegentaran, ketakutan, dan kesusahan yang belum pernah terjadi.”

1AS47 31 - “Orang-orang yang mencapai masa kesusahan contoh saingan ini sedang kembali ke tanah air mereka. Mereka akan dihiburkan. Kenyataannya adalah cukup mengerikan, namun nasehat daripada Allah adalah, ‘Janganlah takut.’

“…Walaupun kesusahan itu tampaknya mungkin menakutkan sekali, namun hasil daripadanya akan kelak sama halnya seperti pada contoh.”

  1. Mengapa ia disebut masa kesusahan Yakub?”

Bacalah Kej. 27: 41-44; 32: 6-12, 24-29; 33: 1-4

1SR bk. 62. 3 - “Pergumulan Yakub dengan malaikat melambangkan masa ‘kesusahan Yakub’ (bagi sidang).”

13SC 1, 2. 10 - “…Yakub menghadapi kesusahannya sementara ia kembali ke Tanah Perjanjian. Sekarang Yakub akan kembali lagi ke Tanah Perjanjian bersama seluruh isi rumahnya, dan sekali lagi ia akan menghadapi kesusahan yang besar. Itulah sebabnya hal itu disebut masa kesusahan Yakub. Kesusahan itu akan sangat besar.”

1AS47 33 - “Betapa membesarkan hati bahwa ‘semua perkara ini telah jadi terhadap mereka sebagai contoh-contoh, dan semua itu telah ditulis menjadi nasehat bagi kita terhadap siapa akhir sejarah dunia akan datang.’ 1 Korintus 10 : 11. Apa yang telah jadi terhadap Yakub pasti akan jadi juga terhadap kita, maka betapa membesarkan hati jika kita mengetahui semua ini jauh-jauh sebelumnya. Jika sebelumnya belum pernah kita tahu, maka kini akan kita saksikan, bahwa di mana terdapat contoh akan terdapat juga contoh saingannya, dan bahwa di mana tidak ada contoh, maka tidak akan ada Kebenaran.”

  1. Pada waktu manakah sebelum mereka kembali ke Tanah Perjanjian, keturunan Yakub akhir zaman akan mengalami kesusahan contoh saingan ini?

SR Tr. 1. 36 - “Di sinilah berbaring orang yang bernama Yakub dan bangkitlah orang yang bernama Israel, yang menjadi teladan dari pengalaman yang penuh penderitaan yang harus dilalui dengan kemenangan oleh keturunannya sebelum mereka juga menerima suatu nama yang baru, berpindah dari anak-anak Yakub menjadi anak-anak Allah, menjadi orang-orang Israel sejati. Setelah memperoleh kemenangan atas ujian ini, yaitu “masa kesusahan Yakub,” mereka akan sampai di rumah, yaitu tanah perjanjian -- akhir yang bahagia dari perjalanan mereka yang panjang dan penuh kesusahan.

“Mengenai masa pencobaan dan ujian ini Roh Nubuat berkata: ‘Suatu perintah dikeluarkan untuk membunuh orang-orang suci, yang menyebabkan mereka berseru siang dan malam memohon kelepasan. Inilah masa kesusahan Yakub’ -- Early Writings, hlm. 36, 37. (Lihat juga Patriarchs and Prophets, hlm. 202, 203.)”

  1. Kapankah mereka akan menerima nama mereka yang baru?

“Yes. 65:13-15 -- “…Kamu akan meninggalkan namamu kepada orang-orang pilihan-Ku untuk menjadi kutuk: Tuhan ALLAH akan membunuh kamu, tetapi hamba-hamba-Nya akan dipanggil dengan nama yang lain.”

1TG. 44: 8 - “…Nama organisasi persekutuan akan mereka tinggalkan kepada hamba-hamba Allah; artinya, kepada orang-orang yang luput dari pedang Tuhan nama itu akibatnya akan kelak ditinggalkan. Tetapi nama itu ditinggalkan hanya sebagai suatu kutuk, maka hamba-hamba-Nya akan dipanggil dengan suatu nama yang lain ‘yang akan diucapkan oleh mulut Tuhan sendiri.’” Lihat juga Yes. 61:6; 62:2-4.

  1. Kapankah mereka akan menjadi orang-orang Israel?

1SR bk. 224, 227 - “…Sebagaimana Yakub adalah bapa dari kedua belas suku Israel,--yaitu lambangnya; demikian pula ia adalah bapa secara lambang dari antitipenya (yaitu 144.000, -- yang sejati). Bagian yang dilambangkan oleh Yakub adalah satu-satunya masa simbolis yang tepat untuk melahirkan 144.000. Segera sesudah jumlah ini tergenap dan dimeteraikan, bagian yang khusus ini akan berlalu dan membuka jalan bagi bagian yang berikutnya.”

SR Tr. 1. 31, 32 - “Tidak demikian halnya, bagaimanapun, dengan golongan Yakub. Sama seperti lambang mereka, yang dengan rajin memelihara domba-domba, dengan teliti mengurus usahanya, dan dengan jaya mengalahkan sifat tamaknya, namanya diubah dari Yakub (penipu) menjadi Israel (seorang yang menang dan dengan demikian seorang Pangeran), demikian pula mereka, akhirnya, setelah menang atas sifat kedagingan mereka sendiri, nama mereka diubah dari keturunan Yakub menjadi orang-orang Israel, dari penipu-penipu menjadi pemenang-pemenang, -- dari hamba-hamba diri sendiri menjadi hamba-hamba Allah, dari orang-orang Kristen biasa di Laodikea menjadi pangeran-pangeran yang dimuliakan di Gunung Sion. Jadi atas hak mereka sendiri keturunan Yakub contoh saingan menjadi orang-orang Israel contoh saingan, dengan memperoleh hak kesulungan keimamatan mereka menjadi penyelesai-penyelesai pekerjaan Injil dan sebagai hamba-hamba Allah mereka berdiri di Gunung Sion bersama-sama dengan Anak Domba.”

  1. Kapankah perintah hukuman mati itu akan dikeluarkan?

Wahyu 9:6 – “Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.”

12SC 2. 14 - “Sepanjang Zaman Kegelapan semua orang yang berani menerima Injil mencari maut, dan mereka memang menemukannya. Jadi kita melihat bahwa sejarah dalam masa trompet yang kelima menyingkapkan bahwa sampai saat ini Wahyu 9:6 belum mendapat penggenapannya. Tetapi masih akan ada suatu perintah sebelum trompet yang kelima berakhir, bahwa jika orang berani tidak menaatinya, mereka harus menghadapi ancaman hukuman mati. Akan tetapi, mereka yang telah dimeteraikan pada waktu perintah itu datang akan mencari maut dan maut akan lari dari mereka. Allah tidak akan membiarkan mereka mati.”

Catatan: 5Tr. 76 menempatkan perintah hukuman mati ini (Wahyu 9:6) sesudah berakhirnya lima bulan itu. Halaman 77 menghubungkannya dengan perintah hukuman mati pada masa patung binatang itu (Wahyu 13:15). Traktat ini ditulis pada tahun 1935, sebelum terang mengenai kerajaan itu dinyatakan dan sebelum keterangan tahun 1946 dalam 12SC 2. 14.

  1. Bagaimanakah Allah akan menyelamatkan atau melepaskan keturunan Yakub akhir zaman?

Yeremia 30:8

1TG 47. 15 – “Ayat ini mengatakan dengan jelas, bahwa Allah akan memerdekakan umat-Nya dari semua kuk bangsa-bangsa Kafir, dan bahwa orang-orang asing [orang-orang yang tidak bertobat] tidak akan lagi mengganggu mereka.”

13SC 1, 2. 11 – “Mematahkan kuk dan belenggu seseorang berarti memerdekakannya. Dari kuk Asyurlah Yakub akan dimerdekakan.”

Yes. 14: 24-26; 12SC 1. 21 – “Allah di sini memberitahukan kepada kita bahwa apa yang akan dilakukan-Nya terhadap Asyur akan dilakukan-Nya juga terhadap Babel. Ia menyatakan bahwa Ia pasti akan melakukannya dan kita tidak boleh meragukannya.

Sama seperti Allah sanggup memimpin umat-Nya masuk ke tanah perjanjian mereka pada zaman dahulu, demikian pula Ia sekarang ini sanggup memimpin umat-Nya kembali dan mengambil kuk dari atas mereka dan menjadikan mereka suatu bangsa yang tidak akan pernah diserahkan kepada bangsa lain, tetapi yang akan berdiri untuk selama-lamanya.”

  1. Kapankah kuk Asyur akan terlepas dari atas umat Allah?

Traktat 14, halaman 17, 18

Nahum 1:12, 13. “Beginilah firman TUHAN: Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak, mereka akan dipotong habis dan lenyap, apabila ia lewat. Sekalipun Aku telah menindas engkau, Aku tidak akan menindas engkau lagi. Maka sekarang Aku akan mematahkan gandarnya dari atasmu, dan Aku akan memutuskan tali pengikatmu.”

Orang ini (“engkau”) yang telah dihajar oleh Tuhan, jelas tidak mungkin raja atau bangsa Asyur yang disebutkan tadi, sebab Tuhan sedang melepaskan orang ini, sementara Ia memukul orang-orang Asyur sampai bertekuk lutut di tangan dia “yang menghancurkan.” Siapa sebenarnya tokoh ketiga ini (“engkau”) yang diperkenalkan di sini, segera dipastikan oleh Yesaya dalam nubuatannya yang berkaitan mengenai Asyur yang sama ini:

“Maka pada waktu itu,” kata nabi itu, “beban yang ditanggungkannya [Asyur] akan diangkat dari bahumu [Yehuda], dan kuknya dari tengkukmu, dan kuk itu akan dipatahkan karena pengurapan.” Yes. 10:27.

Segera kita melihat bahwa dalam terang yang menyingkapkan dari ayat ini, orang (“engkau”) yang, dalam kedua hal itu, dimerdekakan pada waktu kejatuhan Asyur, terbukti adalah sidang (Yehuda) yang dibebaskan dari pemerintahan bangsa Kafir (Asyur). Oleh karena itu, secara meyakinkan, Yesaya menjelaskan nubuatan Nahum sebagai menunjuk kepada pembebasan sidang dari kuk Asyur akhir zaman. Akan tetapi, kenyataan bahwa sidang, sebagaimana dikatakan Nahum, bukan saja akan dilepaskan dari penindasan dan dimerdekakan dari perhambaan tetapi juga akan dijatuhi hukuman mati (Nah. 1:14), menimbulkan suatu paradoks!

Akan tetapi, Ilham segera menjelaskannya, sekali lagi melalui Yesaya. Berbicara tentang sidang, ia menyatakan:

“Kamu akan meninggalkan namamu kepada orang-orang pilihan-Ku untuk menjadi kutuk: Tuhan ALLAH akan membunuh kamu, tetapi hamba-hamba-Nya akan dipanggil dengan nama yang lain.” Yes. 65:15.

Jelaslah, oleh karena itu, bahwa pada waktu Asyur runtuh, Tuhan akan melaksanakan suatu pekerjaan ganda di antara umat-Nya yang mengaku, sebagian dari mereka akan dimerdekakan karena kesetiaan mereka, dan sebagian akan dibunuh karena kejahatan mereka. Mereka yang dilepaskan kemudian akan dipanggil dengan nama yang lain.

12SC 5. 18, 19 – “Tetapi keturunan Yakub itu belum berada di Gunung Sion bersama Anak Domba. Sebaliknya, mereka berada di Padan-Aram contoh saingan di mana Allah memelihara mereka terpisah dari keturunan Esau di dalam sidang. Itulah sebabnya sebagian dari orang-orang Advent berada di Washington, D.C. dan bagian yang lain berada di Texas. Mereka tidak dapat rukun bersama.

“…Walaupun memang benar bahwa kita berhubungan dengan orang-orang Edom di dalam sidang, -- mereka yang memandang rendah hak kesulungan mereka dan yang karena itu akan disingkirkan Allah, -- sama benarnya pula bahwa ada keturunan Esau yang lain di samping itu, sebab keturunan Esau di dalam sidang Masehi Advent Hari Ketujuh bukanlah semuanya. Tidak, mereka bukanlah seluruh keturunan Esau. Di samping keturunan Esau yang ada di dalam sidang Advent, ada keturunan Esau di Palestina, dan ada juga keturunan Esau di gereja-gereja lain, dan dari antara mereka keturunan Yakub yang lain harus dikumpulkan. Tidakkah Anda lihat bahwa keturunan Esau akan menjadi marah terhadap umat Allah dan mendatangkan kesusahan kepada mereka di belakang dan kesusahan yang lebih besar di depan? Dan di samping semua kesusahan yang akan diderita Yakub dari Esau, ia juga akan dikejar oleh Laban! Seseorang yang dilambangkan oleh Laban akan mengejar Yakub contoh saingan untuk mendatangkan kesusahan.

13SC 1, 2. 10 – “…Kesusahan itulah sebenarnya yang menyelamatkan dia. Jadi masa kesusahan itu datang untuk kebaikan keturunan Yakub akhir zaman. Ia datang untuk melepaskan mereka. Melalui masa yang paling sulit ini, orang yang mempunyai iman yang terbesar kepada Allah, dialah yang paling sedikit takut. Makin besar iman seseorang pada waktu itu makin besar pula kelepasannya.”

12SC 5. 16 – “…Apabila kita berangkat pulang seperti yang dilakukan Yakub, kita juga akan menghadapi masa kesusahan kita, yaitu masa kesusahan Yakub. Dan pada waktu itu kita akan bertobat sepenuhnya kepada Allah untuk selama-lamanya, dan nama kita akan diubah sebagaimana dinubuatkan dalam Yesaya 61:6, dan itu akan menjadi suatu nama yang akan diberikan Tuhan sendiri kepada kita. Apabila kita menunjukkan bahwa kita sungguh-sungguh telah bertobat, maka berkat besar yang dijanjikan ini akan datang kepada kita. Dan apabila nama kita

telah diubah, hal itu menandakan bahwa kita adalah calon-calon yang pasti untuk masuk ke dalam Kerajaan yang kekal.”

12SC 5. 19 - “Jadi sangat jelaslah bahwa umat Allah akan mengalami banyak kesusahan di antara mereka sendiri di sepanjang jalan, dan di depan. Kesusahanlah yang mereka hadapi. Tetapi Allah akan memelihara mereka pada masa kini sebagaimana Ia memelihara mereka pada zaman dahulu. Ia telah berjanji bahwa Ia akan menyingkirkan orang-orang Edom di dalam sidang dan Ia juga telah berjanji untuk menyingkirkan orang-orang Edom dan semua orang lain yang ada di tanah perjanjian, dan memberikannya kepada umat-Nya.”

Yes. 63: 1-3; 1AS43 38, 39 – “Oleh karena umat Allah pada waktu ini bukan berada di tanah Edom, di sebelah selatan Palestina, melainkan sedang terceraiberai di seluruh bumi, dan karena Tuhan akan memalu semua musuh mereka itu untuk menyelamatkan mereka, maka kebenaran itu jelas, bahwa semua ini adalah Edom dan Bozra contoh saingan.

“Sesudah Esau yang dahulu itu menjual hak kesulungannya untuk mendapatkan sepiring kacang merah ia telah disebut Edom; dan nama Bozra berarti ‘kandang domba.’ Jadi, jelaslah, bahwa orang-orang Edom pada Yesaya 63 : 1 adalah berarti orang-orang yang di dalam masa sejarah kita telah menjual hak kesulungannya, dan pada waktu yang sama sedang menganiaya (seperti yang diperbuat Esau dalam menganiaya Yakub) orang-orang yang telah membeli hak kesulungan itu, begitulah dimisalkan. Jadi, sebagaimana umat Allah harus dilepaskan dari Sanhedrin di masa Kristus yang lalu, mereka harus sekarang juga dilepaskan dari General Conference, saudara-saudara orang Edom contoh saingan itu, supaya mereka itu dapat dihantarkan kepada segala Kebenaran, dan ke dalam tanah nenek moyang mereka.”

Yes. 34: 6,12 1AS35 47 – “Kutuk yang segera itu, seperti kita saksikan, adalah terhadap Edom. Berbicara secara contoh saingan, ia itu adalah tanah dari keturunan Esau contoh saingan -- yaitu orang-orang yang seharusnya berhak untuk menduduki jabatan yang telah diambil dari mereka oleh keturunan Yakub contoh saingan. Mereka demikian meremehkan nilainya, sehingga mereka seperti halnya Esau dahulu, menjual semua haknya demi untuk sepiring kacang merah saja; demikianlah misalnya.

“Terbukti sesudah penumpasan itu jatuh atas Edom, maka tak seorangpun daripada apa yang disebut orang-orang bangsawannya itu akan ditemui disana ikut dalam exodus itu (Yesaya 11 : 11) menuju kepada Kerajaan contoh saingan itu (sidang yang sudah disucikan), dan pangerannya pun akan tidak ada. Jadi, haruslah orang-orang yang luput dan masuk ke dalam Kerajaan itu adalah umumnya dari antara orang-orang biasa, yaitu mereka yang dari jalan-jalan dan lorong-lorong (Lukas 14 : 16 – 21).”

Yes. 3: 1-3; 1AS6 88 – “Di dalam masa kekacauan ini, apabila segala unsur bergerak untuk mendatangkan masa kesukaran itu yang sedemikian itu belum pernah ada (Daniel 12 : 1) Allah akan membersihkan Sidang-Nya untuk melindungi umat-Nya dari kekacauan yang sedang akan menghadapinya. Orang-orang yang tertinggal sesudah orang-orang berdosa disingkirkan, ‘orang-orang yang lagi tinggal itu’, kelak akan memiliki perdamaian yang sempurna.”

Apakah yang akan terjadi atas mereka yang tidak dapat menanggung kesusahan ini?

Yes. 57: 1; 1SR 219. 2 – “…Peristiwa yang dinubuatkan untuk pemurnian sidang Allah sama sekali bukanlah suatu peristiwa yang kecil. Mereka yang tidak dapat menanggung ujian itu dibaringkan dalam kubur mereka, sementara 144.000 tetap tinggal dan akan luput, tetapi sisanya di dalam sidang (sekarang) akan binasa dalam kehancuran itu. Kiranya Allah menolong umat-Nya.”

Bacalah ayat 8

13SC 1, 2. 11 – “Mematahkan kuk dan belenggu seseorang berarti memerdekakannya. Dari kuk Asyurlah Yakub akan dimerdekakan.”

Yes. 14: 24-26; 12SC 1. 21 – “Allah di sini memberitahukan kepada kita bahwa apa yang akan dilakukan-Nya terhadap Asyur akan dilakukan-Nya juga terhadap Babel. Ia menyatakan bahwa Ia pasti akan melakukannya dan kita tidak boleh meragukannya. Sama seperti Allah sanggup memimpin umat-Nya masuk ke tanah perjanjian mereka pada zaman dahulu, demikian pula Ia sekarang ini sanggup memimpin umat-Nya kembali dan mengambil kuk dari atas mereka dan menjadikan mereka suatu bangsa yang tidak akan pernah diserahkan kepada bangsa lain, tetapi yang akan berdiri untuk selama-lamanya.”

Bacalah ayat 9

13SC 1, 2. 11, 12 – “Sekarang kita akan membaca lagi bagian terakhir dari Yer. 30:8: ‘...dan orang-orang asing tidak akan lagi memperhambakan dia.’ Alasan tidak akan ada orang-orang asing ialah karena tidak seorang pun akan melayani dirinya sendiri di sana. Dalam bidang keagamaan, orang-orang asing melayani diri mereka sendiri dan bukan Tuhan dan raja mereka. Tetapi di dalam Kerajaan semua orang akan melayani Tuhan Allah mereka dan Daud raja mereka. Jika saya seorang pendeta Injil demi apa yang dapat saya peroleh daripadanya, maka saya tidak melayani siapa pun kecuali diri saya sendiri; tetapi jika saya melayani demi kebaikan umat Allah, maka saya melayani Allah. Ada banyak orang pada masa kini yang mati bagi negara mereka. Tidakkah seharusnya seorang Kristen rela mati, jika perlu, bagi pekerjaan Kristus? Tidak akan ada lagi orang-orang asing di antara Yakub yang akan melayani diri mereka sendiri, ‘melainkan mereka akan melayani Tuhan Allah mereka, dan Daud raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka.’

“Ada dua pemimpin utama yang dinyatakan dalam pernyataan ini: Yang satu bersifat keagamaan dan yang lain bersifat sipil. Yang bersifat keagamaan tidak lain ialah Tuhan Allah mereka; dan yang bersifat sipil ialah Daud raja mereka. Jika Ia akan membangkitkan Daud bagi mereka, maka tentulah mereka akan mempunyai suatu bentuk pemerintahan teokrasi sebagaimana yang mereka miliki pada zaman Daud.”

1AS47 34 - “Pengikut-pengikut Kebenaran tidak akan lagi melayani orang-orang lain, melainkan mereka akan melayani Tuhan, dan seorang raja yang Allah sendiri akan sediakan bagi mereka.”

Bacalah ayat 10

13SC 1, 2. 12 – “ Yakub tidak perlu takut, sebab ia akan diselamatkan dari kesusahannya. Allah akan melepaskan dia dengan suatu mukjizat. Seandainya itu bukan suatu masa yang penuh kesusahan yang menakutkan, mereka tidak perlu diberitahu supaya jangan takut dan jangan cemas. Itu akan menjadi suatu masa kesusahan yang dahsyat tepat sebelum Yakub dilepaskan. Maka pastilah, pepatah yang mengatakan bahwa di balik setiap awan ada lapisan perak, benar dalam hal ini.”

1AS47 35 – “Oleh sebab itu tidak ada perlu takut, tetapi adalah diperlukan iman terhadap semua janji dari Allah.”

Kesimpulan

Yes. 33: 1, 2; 1AS34 23 – “Ayat ini menunjukkan, bahwa sementara pemberitahuan celaka itu (Yes. 33:1) disampaikan, maka pada masa yang sama suatu reformasi yang kuat akan terjadi di antara umat penyelidik Kebenaran Allah. Mereka sedang berdoa, bukan hanya bagi dirinya saja, melainkan juga bagi saudara-saudara mereka. Mereka sepenuhnya menyadari bahwa mereka sedang mendekati masa kesusahan itu, dan harapan mereka terletak pada kenyataan, bahwa mereka telah menunggui Tuhan. Kuasa Allah akan dirasakan di seluruh bumi:”

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Ketuk referensi Alkitab untuk membuka ayatnya (Terjemahan Baru) di bible.com; referensi Roh Nubuat dibuka di EGW Writings (egwwritings.org), dalam bahasa Inggris.