PelajaranENESFRID Word
Pelajaran No. 2

Zakharia 6: Paradoks Sepanjang Zaman

Zakharia 6 — Sidang ke dan dari Padang Belantara
Zakharia 6 — Sidang ke dan dari Padang Belantara Layar penuh ›

Pendahuluan: Tujuan pelajaran ini ialah menyajikan suatu nubuatan simbolis yang belum tersingkap, yang menggambarkan sejarah sidang Perjanjian Baru dari Pentakosta sampai Pentakosta.

Renungan Doa: EW 270

Saya menanyakan arti dari goncangan yang telah saya lihat itu dan ditunjukkan kepada saya bahwa goncangan itu akan disebabkan oleh kesaksian yang lurus yang ditimbulkan oleh nasihat Saksi yang Benar kepada orang-orang Laodikea. Hal ini akan berpengaruh atas hati orang yang menerimanya, dan akan menuntunnya untuk meninggikan standar dan mencurahkan kebenaran yang lurus. Sebagian orang tidak akan tahan menerima kesaksian yang lurus ini. Mereka akan bangkit melawannya, dan inilah yang akan menyebabkan suatu goncangan di antara umat Allah. {EW 270.2}

  1. Bacalah Za. 6:1-8 - perhatikanlah Paradoks dari kereta yang keempat

6:1 Lalu aku berpaling dan mengangkat mataku dan melihat, tampak empat kereta keluar dari antara dua gunung; dan gunung-gunung itu [adalah] gunung-gunung tembaga. 6:2 Pada kereta yang pertama [ada] kuda-kuda merah; dan pada kereta yang kedua kuda-kuda hitam;

6:3 Dan pada kereta yang ketiga kuda-kuda putih; dan pada kereta yang keempat kuda-kuda belang dan kuda-kuda merah kecokelatan.

6:4 Lalu aku menjawab dan berkata kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu, Apakah [ini], tuanku?

6:5 Dan malaikat itu menjawab dan berkata kepadaku, Inilah keempat roh di langit, yang keluar sesudah berdiri di hadapan Tuhan seluruh bumi.

6:6 Kuda-kuda hitam yang [ada] padanya keluar ke tanah utara; dan yang putih keluar mengikuti mereka; dan yang belang keluar ke arah tanah selatan.

6:7 Dan yang merah kecokelatan keluar, dan berusaha pergi supaya dapat menjelajahi bumi: dan ia berkata, Pergilah, jelajahilah bumi. Maka mereka pun menjelajahi bumi.

6:8 Lalu ia berseru kepadaku, dan berbicara kepadaku, katanya, Lihatlah, mereka yang pergi ke arah tanah utara telah menenangkan roh-Ku di tanah utara.

  1. Apakah yang dilambangkan oleh gunung-gunung tembaga dan ruang di antara keduanya itu?

Gunung-gunung melambangkan sidang atau umat Allah

Yes. 56:7 “Mereka itu akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kubuat bersukacita di rumah doa-Ku: korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka [akan] diterima di atas mezbah-Ku; sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”

Za. 8:3 “Beginilah firman TUHAN: Aku akan kembali ke Sion dan akan diam di tengah-tengah Yerusalem: Yerusalem akan disebut Kota Kebenaran; dan gunung TUHAN semesta alam akan disebut Gunung Kudus.

Mikha 4:1, 2 “Akan terjadi pada hari-hari terakhir, [bahwa] gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; dan bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana. Banyak bangsa akan datang dan berkata, Mari, kita naik ke gunung TUHAN, dan ke rumah Allah Yakub; supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya: sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”

Tembaga mempunyai sifat-sifat yang kekal; ia tidak rusak.

Letak kedua sidang yang kekuatannya diumpamakan seperti gunung-gunung tembaga

Why. 1:15 “Dan kaki-Nya mengilap bagaikan tembaga yang membara di dalam perapian; dan suara-Nya bagaikan desau air bah.”

Kaki Yesus yang dari tembaga menempatkan kedua sidang ini di zaman PB. Sidang mula-mula pada hari Pentakosta yang dipenuhi Roh Kudus

Kis. 2:1-4 “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul sehati di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.”

Sidang yang berjaya di bawah Pentakosta yang kedua

Yoel 2:28, 29 “Kemudian sesudah itu akan terjadi, [bahwa] Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Ef. 5:27 “Supaya dengan demikian Ia menempatkan sidang di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya sidang kudus dan tidak bercela.”- sidang yang berjaya di bawah Pentakosta yang kedua

Lembah atau ruang di antara gunung-gunung itu

2Tes. 2:3 “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab [hari itu tidak akan datang], sebelum datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa;

Ruang (lembah) itu menggambarkan periode kemurtadan, dengan demikian melukiskan sidang yang bekerja selama periode ini, di antara kedua Pentakosta itu.

  1. Apakah arti dari kuda-kuda dan kereta-kereta itu?

Kuda-kuda melambangkan umat Allah

Za. 1:8-11 “Pada waktu malam aku mendapat penglihatan: tampak seorang laki-laki mengendarai kuda merah; ia berdiri di antara pohon-pohon murad yang [ada] di dalam lembah; dan di belakangnya [ada] kuda-kuda merah, kuda-kuda belang dan kuda-kuda putih. Lalu aku berkata, Apakah [arti] semuanya ini, ya tuanku? Malaikat yang berbicara dengan aku itu berkata kepadaku, Aku akan memperlihatkan kepadamu apa [arti] semuanya ini. Lalu orang yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu menjawab dan berkata, Inilah [mereka] yang diutus TUHAN untuk menjelajahi bumi. Dan mereka menjawab malaikat TUHAN yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu, katanya, Kami telah menjelajahi bumi, dan sesungguhnya, seluruh bumi duduk diam dan tenang.”

Za. 10:3 “Murka-Ku menyala-nyala terhadap para gembala, dan Aku akan menghukum kambing-kambing jantan: sebab TUHAN semesta alam telah mengunjungi kawanan domba-Nya, yaitu kaum Yehuda, dan akan membuat mereka seperti kuda kebanggaan-Nya dalam peperangan.”

Yoel 2:4, 5 “Rupanya [adalah] seperti rupa kuda; dan seperti kuda-kuda tunggangan demikianlah mereka berlari. Seperti bunyi kereta-kereta di atas puncak gunung-gunung mereka melompat-lompat, seperti bunyi nyala api yang memakan habis jerami, seperti suatu bangsa yang kuat yang siap untuk berperang.”

TM 489.4 – “Gerak-gerik yang tersentak-sentak dan tidak menentu dari sebagian orang yang mengaku diri Kristen terlukis dengan baik oleh pekerjaan kuda-kuda yang kuat tetapi tidak terlatih. Apabila yang satu menarik ke depan, yang lain menarik ke belakang; dan pada suara tuannya, yang satu menerjang ke depan, dan yang lain berdiri tidak bergerak…” {TM 489.4}

Jadi kuda-kuda yang menarik kereta-kereta itu melambangkan para pemimpin dan para pengikut (anggota-anggota awam). Karena itu keempat roh (ayat 5) melambangkan berita-berita yang berasal dari Surga yang dibawa oleh sidang di bumi selama masa di antara kedua Pentakosta itu.

  1. Apakah yang dilambangkan oleh berbagai warna kuda-kuda itu?

Merah menandakan penumpahan darah. Karena kuda-kuda itu datang dari Tuhan, mereka melambangkan para pemimpin yang mati syahid sejak sidang mula-mula sampai tahun 538 TM.

EW 18. 2 “Sementara kami berjalan, kami bertemu dengan suatu rombongan yang juga sedang memandangi kemuliaan tempat itu. Saya memperhatikan warna merah sebagai pinggiran pada pakaian mereka; mahkota mereka gemilang; jubah mereka putih bersih. Ketika kami menyalami mereka, saya bertanya kepada Yesus siapakah mereka itu. Ia berkata bahwa mereka adalah para martir yang telah dibunuh karena Dia…” {EW 18.2}

GC 40.1, 2 “…Apabila Sang Pemberi Hidup membangkitkan mereka yang telah mengakhiri pertandingan yang baik, banyak martir demi Kristus akan keluar dari gua-gua yang suram itu.” {GC 40.2}

Bacalah ayat 6 dan 7. Tidak ada tujuan yang diberikan bagi kuda-kuda merah, yang menunjukkan bahwa mereka mati syahid dan tidak pergi ke mana-mana.

Bacalah ayat 2. – Hitam adalah lambang perhambaan dan kegelapan rohani. Jadi periode mati syahid diikuti oleh Abad-Abad Kegelapan agama (538-1798 TM). Kuda-kuda hitam berkhotbah dalam periode nubuatan ini ketika sidang Allah yang benar ditaklukkan di bawah perhambaan kepausan.

Bacalah ayat 3 -Putih menandakan kemerdekaan, yang menunjukkan suatu sidang yang merdeka membawa beritanya setelah Abad-Abad Kegelapan (1798). Ini tidak lain adalah golongan Millerit (1833-1844).

  1. Apakah arti dari Tanah Utara itu?

Yeh. 26:7 “Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan mendatangkan atas Tirus Nebukadnezar raja Babel, raja segala raja, dari utara, dengan kuda-kuda, dan kereta-kereta, dan orang-orang berkuda, dan pasukan-pasukan, dan banyak rakyat.

Za. 2:6 “Ayo, ayo, [keluarlah], dan larilah dari tanah utara, demikianlah firman TUHAN: sebab Aku telah menyerakkan kamu seperti keempat angin di langit, demikianlah firman TUHAN”

Tanah utara adalah letak Babel purba. Dalam zaman PB itu adalah Babel modern – kaum Katolik dan Protestan

TM 61 “…Gereja-gereja denominasi yang telah jatuh adalah Babel…”{TM 61.3}.

GC 59, 60 “…"Babel besar" itu "mabuk oleh darah orang-orang kudus." Tubuh-tubuh berjuta-juta martir yang tercabik-cabik berseru kepada Allah menuntut pembalasan atas kuasa murtad itu. {GC 59.3}

GC 382, 383 “Banyak gereja Protestan mengikuti teladan Roma dalam hubungan yang jahat dengan "raja-raja di bumi"--gereja-gereja negara, oleh hubungan mereka dengan pemerintahan-pemerintahan duniawi; dan denominasi-denominasi lain, dengan mencari perkenanan dunia. Dan istilah "Babel"--kekacauan--dapat dengan tepat dikenakan kepada badan-badan ini, yang semuanya mengaku memperoleh ajaran-ajaran mereka dari Alkitab, namun terpecah-pecah ke dalam sekte-sekte yang hampir tak terbilang banyaknya, dengan pengakuan-pengakuan iman dan teori-teori yang sangat bertentangan.” {GC 383.1}

Roh Tuhan telah “ditenangkan” di Tanah Utara karena berita amaran yang diberikan oleh Pergerakan Millerit ditolak. Sebagai buktinya Malaikat Kedua mengumumkan “Babel sudah rubuh” – Why. 14:8,

EW 240 “Lalu suatu terang yang mulia turun ke atas rombongan-rombongan ini, untuk menerangi semua yang mau menerimanya. Sebagian dari mereka yang ada di dalam kegelapan menerima terang itu dan bersukacita. Yang lain menolak terang dari surga itu, sambil berkata bahwa terang itu dikirim untuk menyesatkan mereka. Terang itu beralih dari mereka, dan mereka ditinggalkan di dalam kegelapan…” {EW 240.2}

  1. Siapakah Pasangan Ganda Kuda-Kuda itu?

Suatu pasangan ganda para pemimpin yang berbeda dalam tabiat dan tujuan yang menarik kereta yang terakhir, Laodikea, yaitu sidang MAHK yang muncul setelah pergerakan Millerit berakhir pada tahun 1844.-

TM 46 – “Sementara Tuhan membawa masuk ke dalam sidang mereka yang sungguh-sungguh bertobat, Setan pada waktu yang sama membawa orang-orang yang tidak bertobat ke dalam persekutuannya. Sementara Kristus menaburkan benih yang baik, Setan menaburkan lalang. Ada dua pengaruh yang saling berlawanan yang terus-menerus bekerja atas anggota-anggota sidang. Pengaruh yang satu bekerja untuk penyucian sidang, dan yang lain untuk merusak umat Allah. {TM 46.1}

Belang, warna keabu-abuan yang pudar, menandakan kemunafikan -para pemimpin yang “tidak dingin dan tidak panas.” Why. 3:14-17; mereka berada di barisan depan, memimpin kereta itu ke tanah selatan, suatu istilah untuk Mesir

Kej. 20:1 “Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb, dan ia menetap di antara Kadesh dan Syur, dan tinggal sebagai orang asing di Gerar.”

5T 217 “Sidang telah berbalik dari mengikut Kristus, Pemimpinnya, dan terus-menerus mundur ke arah Mesir.” {5T 217.2}

COL 316 “Setiap hari sidang sedang ditobatkan kepada dunia. {COL 315.3}

TM 86 “Keyakinan semakin meluas di dunia bahwa orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh sedang meniup trompet dengan bunyi yang tidak tentu, bahwa mereka sedang mengikuti jalan orang-orang duniawi.

1T 287. 2 “…Seperti Israel purba, betapa cepatnya kita melupakan Allah dan pekerjaan-pekerjaan-Nya yang ajaib, dan memberontak terhadap Dia. Sebagian memandang kepada dunia dan ingin mengikuti mode-modenya dan turut serta dalam kesenangannya, sama seperti bani Israel menoleh kembali ke Mesir dan mengingini hal-hal baik yang telah mereka nikmati di sana, yang Allah pilih untuk ditahan dari mereka untuk membuktikan mereka dan dengan demikian menguji kesetiaan mereka kepada-Nya. {1T 287.2}

Merah kecokelatan menandakan kekuatan – suatu golongan pemimpin yang kedua yang dipilih oleh Allah untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya – Why. 7:2, 3; 14:5; meskipun tidak berada di barisan depan, mereka berusaha memimpin kereta itu menjelajahi bumi – untuk menyelesaikan pekerjaan itu –

5T 80, 82 “Dalam pekerjaan terakhir yang khidmat itu hanya sedikit orang besar yang akan turut serta. Mereka merasa cukup dengan dirinya sendiri, tidak bergantung kepada Allah, dan Ia tidak dapat memakai mereka. Tuhan mempunyai hamba-hamba yang setia, yang dalam masa goncangan dan ujian akan dinyatakan.” {5T 80.1}

“Panggilan kepada pekerjaan yang besar dan khidmat ini telah disampaikan kepada orang-orang terpelajar dan berkedudukan; seandainya mereka ini kecil dalam pandangan mereka sendiri dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan, Ia akan menghormati mereka dengan membawa panji-Nya dengan jaya menuju kemenangan. Tetapi mereka memisahkan diri dari Allah, tunduk kepada pengaruh dunia, dan Tuhan menolak mereka.” {5T 82.2}

  1. Apakah yang memungkinkan kuda-kuda merah kecokelatan membawa kereta itu menjelajahi

bumi?

Bacalah ayat 7 – “Pergilah…” Suatu pemisahan yang diarahkan oleh seorang malaikat.

Yesaya 52:1 “Terjagalah, terjagalah, kenakanlah kekuatanmu, hai Sion; kenakanlah pakaianmu yang indah-indah, hai Yerusalem, kota yang kudus: sebab mulai sekarang tidak seorang pun yang tidak bersunat atau yang najis akan masuk lagi kepadamu.”

Nah. 1:15 “Lihatlah di atas gunung-gunung kaki orang yang membawa kabar baik, yang mengabarkan berita damai! Rayakanlah hari-hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu: sebab orang jahat tidak akan melintasi engkau lagi; ia sudah dilenyapkan sama sekali.”

1T 190 “…Saya melihat banyak orang yang menyanjung diri bahwa mereka adalah orang Kristen yang baik, padahal mereka tidak mempunyai seberkas sinar terang pun dari Yesus. Mereka tidak tahu apa artinya diperbaharui oleh kasih karunia Allah. Mereka tidak mempunyai pengalaman yang hidup bagi diri mereka sendiri dalam perkara-perkara Allah. Dan saya melihat bahwa Tuhan sedang mengasah pedang-Nya di surga untuk menebas mereka. Oh, kiranya setiap pengaku yang suam-suam kuku dapat menyadari pekerjaan pembersihan yang akan segera dilakukan Allah di antara umat-Nya yang mengaku!..” {1T 189.2}

1T 198 “…Malaikat-malaikat menyimpan catatan yang setia tentang pekerjaan setiap orang, dan ketika penghukuman berlangsung atas rumah Allah, keputusan atas masing-masing dicatat menurut namanya, dan malaikat itu ditugaskan untuk tidak menyayangkan hamba-hamba yang tidak setia, melainkan menebas mereka pada waktu pembantaian.” {1T 197.1}

Segera lalang tidak lagi akan menjadi bagian dari sidang.

Kesimpulan: Nubuatan ini menyingkapkan sidang Allah dalam zaman PB, dimulai dari keadaannya yang murni pada mulanya, diikuti oleh kemurtadannya ke dalam kegelapan dan penyesatan selama Abad-Abad Kegelapan, dan akhirnya pemulihannya sebagai sidang yang telah disucikan pada hari-hari terakhir.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Ketuk referensi Alkitab untuk membuka ayatnya (Terjemahan Baru) di bible.com; referensi Roh Nubuat dibuka di EGW Writings (egwwritings.org), dalam bahasa Inggris.