Pendahuluan: Trompet-trompet itu, yang berjumlah tujuh (kelengkapan) seperti ketujuh meterai, meliputi seluruh sejarah dunia dimulai dengan mereka yang pertama-tama hidup di atas bumi (GC 483). Trompet-trompet itu mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat yang menolak kebenaran setelah setiap periode pemeteraian. Meskipun digambarkan secara terpisah, pada kenyataannya setiap trompet mengikuti meterai yang bersesuaian dengannya sementara meterai-meterai itu berlalu dalam pemeriksaan di hadapan Mahkamah Pengadilan yang besar.
Renungan Doa: TM 116 “Kita sedang berdiri di ambang pintu peristiwa-peristiwa yang besar dan khidmat. Banyak nubuatan akan segera digenapi secara berturut-turut dengan cepat. Setiap unsur kuasa akan segera dikerahkan untuk bekerja. Sejarah masa lalu akan terulang; pertentangan-pertentangan lama akan bangkit kepada hidup yang baru, dan bahaya akan mengepung umat Allah dari segala pihak. Ketegangan sedang mencengkam keluarga manusia. Ketegangan itu sedang meresapi segala sesuatu di atas bumi. {TM 116.2}
“Pelajarilah Wahyu dalam hubungannya dengan Daniel, sebab sejarah akan terulang. Kita, dengan
segala keuntungan keagamaan kita, seharusnya mengetahui jauh lebih banyak pada masa kini daripada yang kita ketahui.” {TM 116.3}
Sifat dan tujuan ketujuh trompet
Membandingkan ketujuh trompet dengan ketujuh bela terakhir satu per satu menyingkapkan bahwa sifat dan tujuannya adalah satu. Artinya, keduanya mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat setelah masa percobaan mereka ditutup. Juga, sasaran masing-masing nomor adalah sama.
Why. 8:7; 16:2 – bumi
Why. 8:8; 16:3 – laut
Why. 8:10; 16:4 – atas sungai-sungai dan mata-mata air
Why. 8:12; 16:8 – matahari terkena
Why. 9:2; 16:10 – sama-sama terjadi kegelapan
Why. 9:14; 16:12 – ‘sungai Efrat’ adalah titik pusatnya
Why. 11:15; 16:17-21 – keduanya memperlihatkan unsur-unsur yang sama: bait suci di surga; bunyi suara-suara dan guruh dan kilat dari padanya; gempa bumi dan hujan es
Trompet pertama Why. 8:7
Trompet ini harus dicari jauh ke belakang dalam sejarah sampai kepada kebinasaan pertama atas suatu rombongan orang jahat - Air Bah.
Api - yang paling umum dari ketiga unsur itu melambangkan Roh Kudus - Kel. 3:2; 19:18; Yer. 23:29; Kis. 2:3.
Dilemparkan - turunnya Roh Kudus dengan perkataan-perkataan kebenaran - Yoh. 14:19; 1Ptr. 3:18.
Darah - nyawa daging, hidup yang fana - Im. 17:11.
Hujan es – kebinasaan - Ayb. 38:22, 23.
Pohon-pohon menunjukkan perawakan, kekokohan, ketetapan, umur panjang. Para penghuni bahtera itu adalah nenek moyang dunia sesudah air bah.
Rumput - rakyat biasa – Yes. 40:6, 7; Dan. 4:15
Sepertiga, tanpa memandang jumlahnya, melambangkan orang-orang jahat. Why. 12:4
“Seluruh bala tentara surga dipanggil untuk menghadap Bapa, supaya perkara masing-masing diputuskan. Setan tanpa malu menyatakan ketidakpuasannya bahwa Kristus lebih diutamakan daripada dirinya. Ia berdiri dengan congkak dan mendesak bahwa ia harus setara dengan Allah dan harus diikutsertakan dalam permusyawaratan dengan Bapa dan memahami maksud-maksud-Nya. Allah memberitahukan kepada Setan bahwa hanya kepada Anak-Nya Ia akan menyatakan maksud-maksud-Nya yang rahasia, dan Ia menuntut seluruh keluarga di surga, bahkan Setan, untuk memberikan kepada-Nya ketaatan yang mutlak dan tanpa dipertanyakan; tetapi bahwa ia (Setan) telah membuktikan dirinya tidak layak mendapat tempat di surga. Lalu Setan dengan bersorak menunjuk kepada para simpatisannya, yang terdiri dari hampir separuh dari semua malaikat, dan berseru, "Mereka ini ada bersama aku! Apakah Engkau akan mengusir mereka juga, dan membuat kekosongan yang sedemikian di surga?" Kemudian ia menyatakan bahwa ia siap untuk melawan kekuasaan Kristus dan mempertahankan tempatnya di surga dengan kekerasan, kekuatan melawan kekuatan”. {SR 18.1}
Trompet kedua Why. 8:8, 9
Pergerakan Israel, sidang pertama sesudah air bah yang membawa suatu berita, yaitu Sistem Upacara, mendahului kebinasaan sesudah air bah ini.
Menyala-nyala oleh api - hadirat Allah di tengah-tengah dan di sekelilingnya - Kel. 3:2
Laut (sepertiga) - perbendaharaan air (tempat kediaman asalnya) - Yes. 42:10.
Pergerakan Israel hanya menjangkau sebagian dunia ("sepertiga" dari "laut"), yaitu orang-orang kafir yang berhubungan erat dengan pergerakan itu, terutama di tanah perjanjian.
Menjadi darah - Mereka yang berhubungan dengan Israel; Israel adalah alat penyelamat hidup atau alat kebinasaan.
"Makhluk-makhluk...yang bernyawa dan mati" - Sepertiga di laut yang mati adalah orang-orang kafir yang baru bertobat yang telah memiliki hidup kekal, tetapi yang menghilangkannya oleh dosa (mati).
Kapal-kapal - agama kafir dan kuil-kuil mereka (melindungi dan mengangkut orang). Allah memerintahkan agar kapal-kapal itu dibinasakan oleh orang-orang Israel. (Ul. 12:2, 3).
Trompet ketiga Why. 8:10, 11
Trompet ini membawa periode Alkitab. Mereka yang tidak menerima Perjanjian Lama dalam periode ini dibinasakan.
Bintang - Firman Allah; Perjanjian Lama. Satu-satunya benda pembawa terang dari surga adalah Firman. (Mzm. 119:105). Karena bintang itu hanya jatuh atas "sepertiga" (sebagian), itu adalah Perjanjian Lama, yang hanya dapat dijangkau oleh sebagian dari bangsa-bangsa.
Sungai-sungai - bangsa-bangsa. (Why. 17:15; Yes. 8:7). "Sepertiga" (orang jahat) adalah bangsa-bangsa kafir yang berhubungan erat dengan Alkitab.
Mata-mata air - umat pilihan-Nya (kedua belas suku Israel), di dalam siapa Firman-Nya adalah air kehidupan, yang menjadikan mereka mata air yang hidup. (Yoh. 7:38; Ul. 33:28).
Apsintus - sejenis tumbuhan yang, apabila dipakai sebagai obat, mempunyai sifat membersihkan dan menyucikan. Firman Allah mempunyai kuasa untuk membersihkan penyebab dan akibat kelemahan rohani dan memulihkan fungsi-fungsi yang sehat dan kekuatan kepada jiwa yang sakit oleh dosa.
Trompet keempat Why. 8:12
Sidang Allah ditaklukkan oleh Babel. Sidang Allah dalam tiga bagian. Mimpi Yusuf tentang matahari, bulan, dan bintang-bintang yang sujud kepadanya, sebagaimana ditafsirkan oleh ayahnya Yakub, menandakan bahwa sidang pada waktu itu terdiri dari ayahnya (matahari - penyimpan Firman Allah yang tidak tertulis), ibunya (bulan - bait yang kudus) dan saudara-saudaranya (bintang-bintang - jemaah orang-orang kudus) - Kej. 37:9, 10. Hubungan ini dipakai untuk mengenali letak sidang dan keadaannya.
Matahari - Firman Allah di dalam sidang; ibadah.
Bulan - kemah suci dan bait suci yang melaluinya terang berita sistem korban dipantulkan.
Bintang-bintang - keanggotaan sidang.
"Sepertiga" - salah satu dari tiga periode sejarah bangsa itu - sejak pendudukan Tanah Perjanjian sampai pembuangan di Babel. Ketiga periode itu ialah: (1) Sejak Keluaran dari Mesir sampai pemilikan tanah perjanjian; (2) Sejak pendudukan tanah perjanjian sampai pembuangan di Babel; dan (3) Sejak kelepasan dari Babel sampai Kedatangan Kristus.
"Dipukul," "menjadi gelap" - Dipukulnya matahari, bulan dan bintang-bintang secara simbolis menyatakan suatu hukuman atas Israel purba. Bangsa itu (bintang-bintang) dibawa ke dalam pembuangan Babel, bait suci (bulan) dibinasakan, dan ibadah (matahari) dihapuskan. (2Taw. 36:16, 17, 19-21). Demikianlah terjadi kegelapan rohani di bumi selama lebih dari 70 tahun sampai bait suci dibangun kembali dan ibadah korban dipulihkan.
"Siang" - Bagian bumi di mana terang matahari bersinar secara langsung--tanah perjanjian."
"Malam" - Bagian bumi di mana matahari dipantulkan oleh bulan dan bintang-bintang - orang-orang kafir.
Karena sistem keagamaan Israel purba adalah satu-satunya terang rohani di seluruh dunia purba, maka dipadamkannya terang itu ("siang") berarti bahwa orang-orang kafir ("malam") juga tidak menerima terang.
Celaka-celaka itu Why. 8:13
Celaka-celaka itu menandakan suatu perubahan antara keempat trompet yang pertama dan ketiga trompet yang terakhir. Sesudah penyaliban Kristus dan dimulainya zaman Perjanjian Baru, celaka-celaka itu menunjuk kepada
(1) Setan menganiaya orang-orang yang setia dan (2) Setan menganiaya orang-orang kafir dalam usahanya untuk memasukkan mereka ke dalam sidang.
Trompet kelima Why. 9:1-12
Periode ini ditandai oleh kedatangan Kristus, penyaliban dan kebangkitan-Nya, dan keluarnya orang-orang Kristen mula-mula untuk memberitakan Injil.
Bintang – Yesus, kedatangan yang pertama - Yoh. 1:1-14; Why. 22:16.
Anak kunci - kelepasan dari dosa dan maut - Injil - Why. 20:1, 2; 1:18; Luk. 4:18, 19
Lobang Jurang Maut - bumi dalam keadaannya sebagai rumah penjara bagi orang-orang berdosa. (Why. 20:3).
Asap - penyaliban Kristus. Korban dalam sistem upacara membayangkan korban Kristus. (AA 14; DA 632).
Matahari dan angkasa menjadi gelap - kegelapan meliputi seluruh daerah itu dari jam ke-6 sampai jam ke-9. (Mrk. 15:33).
Belalang – orang-orang Kristen, yang diperintahkan untuk tidak membunuh (Mat. 5:38, 39). Berkerumun seperti belalang (Kis. 2:41, 47).
Mahkota seperti emas - kuasa Kristus. (Mat. 16:19).
Rambut perempuan – sidang (perempuan) kemuliaan mereka - 1Kor. 11:15; Yer. 6:2; 2Tes. 1:4.
Gigi singa - kuasa untuk membunuh. (Kis. 5:1-11).
Baju zirah dari besi - Iman dan kasih. 1Tes. 5:8; Kis. 5:42.
Bunyi sayap ... ke medan pertempuran - Tanpa rasa takut. Kis. 20:20-22
Raja mereka - Yesus. (1Kor. 10:1-4)
Abadon - pembinasa musuh-musuh-Nya. Luk. 19:14; Ul. 12:2, 3.
Apolion - pemusnah orang-orang jahat. Why. 19:15-18.
Ekor - Kaum awam. Roma 12:5
Sengat - siksaan bagi orang-orang jahat. Kis. 4:16-18; Yoh. 12:19.
Lima bulan - penyaliban sampai Yehezkiel 9.
Ingin mati tetapi tidak dapat - siap untuk mati Kis. 20:18, 19, 23-27; 21:12, 13; tidak dapat - Dan. 12:1; EW 34; Luk. 17:31, 33.
Trompet keenam Why. 9:13-11:14
Periode ini memperlihatkan kelepasan sidang dari perhambaannya yang lama di bawah tirani pemerintahan gereja-negara; para pesuruh hari-hari terakhir yang dipenuhi Roh Allah; berita mereka dan para pengikut mereka; dan masa penuaian.
Masa trompet keenam ditentukan letaknya oleh perintah dari ‘mezbah emas’ untuk “melepaskan keempat malaikat,” yang menunjukkan bahwa trompet itu dibunyikan suatu waktu sebelum tirai ke bilik Mahakudus dari Bait Suci surgawi diangkat (1844). Juga, bentuk waktu yang akan datang ‘akan’ dipakai untuk menggambarkan bernubuatnya ‘kedua saksi’ selama 1260 hari (Why. 11:3), yang menunjukkan bahwa pada waktu trompet itu mulai dibunyikan, periode ini masih akan datang.
Malaikat-malaikat itu mempersiapkan diri pada empat kesempatan yang berturut-turut untuk akhirnya melaksanakan kematian atas orang-orang jahat. Oleh berita yang tiga lapis (api, asap dan belerang) orang-orang jahat dibunuh.
Sungai Efrat - menjadi contoh dari Babel; air di mana pelacur itu duduk. (Why. 17:15). Ibu kota Babel purba dibangun di kedua sisi sungai Efrat. (Yer. 46:10, 13; PK 523, 531).
Malaikat-malaikat dilepaskan - membebaskan sidang dari pembuangan Babel (Yer. 29:10) setelah tahun 1798.
Berita empat lapis: (1) "Satu jam" - "takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia; karena telah tiba saat penghakiman-Nya." - Why. 14:7; (2) "satu hari" - "hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu." - Mal. 4:5; TM 475; Yes. 63:4; (3) "satu bulan" - "hujan akhir pada bulan pertama" - Yl. 2:23; Why. 18:1; EW 277; 5T:254; (4) "satu tahun" - tahun orang-orang tebusan (pemeteraian dan kelepasan 144.000) - Yes. 63:4.
Kuda-kuda - para pekerja Injil dalam berbagai keadaan. (Zakharia 14:20).
Penunggang-penunggang kuda - malaikat-malaikat yang melakukan pembunuhan.
Baju zirah merah api - perlindungan roh.
Kepala singa – tanpa rasa takut dalam usaha-usaha mereka untuk menyebarkan kebenaran
Api, asap, belerang - berita yang tiga lapis
Api - kuasa Roh Kudus.
Asap - korban Kristus.
Belerang - hukuman-hukuman Allah yang membinasakan.
Oleh ketiga perkara ini (api, asap dan belerang) sepertiga dari umat manusia dibunuh – dibunuh sebelum masa percobaan ditutup – Yes. 60:12
Ekor seperti ular - orang-orang bertobat yang dengannya mereka mendatangkan kerugian - bagian yang aktif dalam pekerjaan.
Peristiwa-peristiwa dalam Why. 10 dan 11 yang akan terjadi sebelum trompet ketujuh berbunyi
Malaikat yang kuat - berita William Miller. (GC 331; 7ABC 971).
Ukurlah bait suci - bait suci yang diukur adalah lambang dari pemeriksaan dan penghakiman atas kesetiaan para penyembah kepada kebenaran. (Efesus 2:20-22).
Bait suci - orang-orang kudus yang mati sejak Adam sampai 1844.
Mezbah - orang-orang kudus yang mati sejak 1844 dan seterusnya, yang akan bangkit dalam kebangkitan istimewa dalam Dan. 12:2. (EW:285; Dan. 12:2)
Mereka yang beribadah di dalamnya - orang-orang kudus yang hidup; 144.000. (EW 15)
Pelataran...janganlah engkau mengukurnya - rombongan besar, yang tidak dapat terhitung banyaknya. (Why. 7:9) Why. 11:13 - Simbolis
Yang lain-lain (sisa) - orang-orang benar
Tujuh ribu orang – semua orang yang tidak benar
Sepersepuluh - sidang yang telah disucikan. Karena bagian Allah adalah 1/10, yang melambangkan persepuluhan, maka 1/10 dari kota itu melambangkan sidang Allah (MAHK) di antara semua gereja.
Kota itu - Dunia Kristen
Gempa bumi - goncangan di dalam sidang MAHK (EW:270).
10 Trompet ketujuh Why. 11:15 -
Dibunyikannya trompet ini membawa Penghukuman kepada akhirnya dan mengumumkan bahwa "pemerintahan atas dunia telah menjadi pemerintahan Tuhan kita." Rahasia Allah sekarang telah selesai (Why. 10:7). Ia yang kudus dan benar harus tetap demikian, dan demikian pula, ia yang cemar (Why. 22:11). Ini juga merupakan waktu bagi orang-orang kudus untuk menerima upah mereka. Dibukanya bait suci sekarang menunjukkan berakhirnya penghukuman; ditutupnya masa percobaan.
Maka tidak seorang pun akan dapat masuk ke dalam bait suci "sebelum berakhir ketujuh malapetaka."
Bahwa trompet ke-7 tidak akan berbunyi sampai setelah Injil ditutup juga membuktikan bahwa trompet-trompet itu mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat yang menolak kebenaran.
Kesimpulan: Pelajaran ini menyingkapkan bahwa di setiap zaman, setelah setiap periode pemeteraian, para penolak kebenaran dan kemurahan Allah mendatangkan kebinasaan atas diri mereka sendiri. Pelajaran ini juga menyingkapkan bagaimana kita dapat dimeteraikan pada masa kita dan dengan demikian luput dari kengerian hari Tuhan yang besar dan dahsyat, yaitu penghukuman atas orang-orang hidup.
