PelajaranENESFRID Word
Pelajaran No. 14

Ketujuh Trompet

Tujuh Sangkakala
Tujuh Sangkakala Layar penuh ›

Pendahuluan: Trompet-trompet itu, yang berjumlah tujuh (kelengkapan) seperti ketujuh meterai, meliputi seluruh sejarah dunia dimulai dengan mereka yang pertama-tama hidup di atas bumi (GC 483). Trompet-trompet itu mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat yang menolak kebenaran setelah setiap periode pemeteraian. Meskipun digambarkan secara terpisah, pada kenyataannya setiap trompet mengikuti meterai yang bersesuaian dengannya sementara meterai-meterai itu berlalu dalam pemeriksaan di hadapan Mahkamah Pengadilan yang besar.

Renungan Doa: TM 116 “Kita sedang berdiri di ambang pintu peristiwa-peristiwa yang besar dan khidmat. Banyak nubuatan akan segera digenapi secara berturut-turut dengan cepat. Setiap unsur kuasa akan segera dikerahkan untuk bekerja. Sejarah masa lalu akan terulang; pertentangan-pertentangan lama akan bangkit kepada hidup yang baru, dan bahaya akan mengepung umat Allah dari segala pihak. Ketegangan sedang mencengkam keluarga manusia. Ketegangan itu sedang meresapi segala sesuatu di atas bumi. {TM 116.2}

“Pelajarilah Wahyu dalam hubungannya dengan Daniel, sebab sejarah akan terulang. Kita, dengan

segala keuntungan keagamaan kita, seharusnya mengetahui jauh lebih banyak pada masa kini daripada yang kita ketahui.” {TM 116.3}

  1. Sifat dan tujuan ketujuh trompet

Membandingkan ketujuh trompet dengan ketujuh bela terakhir satu per satu menyingkapkan bahwa sifat dan tujuannya adalah satu. Artinya, keduanya mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat setelah masa percobaan mereka ditutup. Juga, sasaran masing-masing nomor adalah sama.

  1. Trompet pertama Why. 8:7

Trompet ini harus dicari jauh ke belakang dalam sejarah sampai kepada kebinasaan pertama atas suatu rombongan orang jahat - Air Bah.

Sepertiga, tanpa memandang jumlahnya, melambangkan orang-orang jahat. Why. 12:4

“Seluruh bala tentara surga dipanggil untuk menghadap Bapa, supaya perkara masing-masing diputuskan. Setan tanpa malu menyatakan ketidakpuasannya bahwa Kristus lebih diutamakan daripada dirinya. Ia berdiri dengan congkak dan mendesak bahwa ia harus setara dengan Allah dan harus diikutsertakan dalam permusyawaratan dengan Bapa dan memahami maksud-maksud-Nya. Allah memberitahukan kepada Setan bahwa hanya kepada Anak-Nya Ia akan menyatakan maksud-maksud-Nya yang rahasia, dan Ia menuntut seluruh keluarga di surga, bahkan Setan, untuk memberikan kepada-Nya ketaatan yang mutlak dan tanpa dipertanyakan; tetapi bahwa ia (Setan) telah membuktikan dirinya tidak layak mendapat tempat di surga. Lalu Setan dengan bersorak menunjuk kepada para simpatisannya, yang terdiri dari hampir separuh dari semua malaikat, dan berseru, "Mereka ini ada bersama aku! Apakah Engkau akan mengusir mereka juga, dan membuat kekosongan yang sedemikian di surga?" Kemudian ia menyatakan bahwa ia siap untuk melawan kekuasaan Kristus dan mempertahankan tempatnya di surga dengan kekerasan, kekuatan melawan kekuatan”. {SR 18.1}

  1. Trompet kedua Why. 8:8, 9

Pergerakan Israel, sidang pertama sesudah air bah yang membawa suatu berita, yaitu Sistem Upacara, mendahului kebinasaan sesudah air bah ini.

Pergerakan Israel hanya menjangkau sebagian dunia ("sepertiga" dari "laut"), yaitu orang-orang kafir yang berhubungan erat dengan pergerakan itu, terutama di tanah perjanjian.

  1. Trompet ketiga Why. 8:10, 11

Trompet ini membawa periode Alkitab. Mereka yang tidak menerima Perjanjian Lama dalam periode ini dibinasakan.

  1. Trompet keempat Why. 8:12

Sidang Allah ditaklukkan oleh Babel. Sidang Allah dalam tiga bagian. Mimpi Yusuf tentang matahari, bulan, dan bintang-bintang yang sujud kepadanya, sebagaimana ditafsirkan oleh ayahnya Yakub, menandakan bahwa sidang pada waktu itu terdiri dari ayahnya (matahari - penyimpan Firman Allah yang tidak tertulis), ibunya (bulan - bait yang kudus) dan saudara-saudaranya (bintang-bintang - jemaah orang-orang kudus) - Kej. 37:9, 10. Hubungan ini dipakai untuk mengenali letak sidang dan keadaannya.

Karena sistem keagamaan Israel purba adalah satu-satunya terang rohani di seluruh dunia purba, maka dipadamkannya terang itu ("siang") berarti bahwa orang-orang kafir ("malam") juga tidak menerima terang.

  1. Celaka-celaka itu Why. 8:13

Celaka-celaka itu menandakan suatu perubahan antara keempat trompet yang pertama dan ketiga trompet yang terakhir. Sesudah penyaliban Kristus dan dimulainya zaman Perjanjian Baru, celaka-celaka itu menunjuk kepada

(1) Setan menganiaya orang-orang yang setia dan (2) Setan menganiaya orang-orang kafir dalam usahanya untuk memasukkan mereka ke dalam sidang.

  1. Trompet kelima Why. 9:1-12

Periode ini ditandai oleh kedatangan Kristus, penyaliban dan kebangkitan-Nya, dan keluarnya orang-orang Kristen mula-mula untuk memberitakan Injil.

  1. Trompet keenam Why. 9:13-11:14

Periode ini memperlihatkan kelepasan sidang dari perhambaannya yang lama di bawah tirani pemerintahan gereja-negara; para pesuruh hari-hari terakhir yang dipenuhi Roh Allah; berita mereka dan para pengikut mereka; dan masa penuaian.

Masa trompet keenam ditentukan letaknya oleh perintah dari ‘mezbah emas’ untuk “melepaskan keempat malaikat,” yang menunjukkan bahwa trompet itu dibunyikan suatu waktu sebelum tirai ke bilik Mahakudus dari Bait Suci surgawi diangkat (1844). Juga, bentuk waktu yang akan datang ‘akan’ dipakai untuk menggambarkan bernubuatnya ‘kedua saksi’ selama 1260 hari (Why. 11:3), yang menunjukkan bahwa pada waktu trompet itu mulai dibunyikan, periode ini masih akan datang.

Malaikat-malaikat itu mempersiapkan diri pada empat kesempatan yang berturut-turut untuk akhirnya melaksanakan kematian atas orang-orang jahat. Oleh berita yang tiga lapis (api, asap dan belerang) orang-orang jahat dibunuh.

  1. Peristiwa-peristiwa dalam Why. 10 dan 11 yang akan terjadi sebelum trompet ketujuh berbunyi

    • Malaikat yang kuat - berita William Miller. (GC 331; 7ABC 971).

    • Ukurlah bait suci - bait suci yang diukur adalah lambang dari pemeriksaan dan penghakiman atas kesetiaan para penyembah kepada kebenaran. (Efesus 2:20-22).

    • Bait suci - orang-orang kudus yang mati sejak Adam sampai 1844.

    • Mezbah - orang-orang kudus yang mati sejak 1844 dan seterusnya, yang akan bangkit dalam kebangkitan istimewa dalam Dan. 12:2. (EW:285; Dan. 12:2)

    • Mereka yang beribadah di dalamnya - orang-orang kudus yang hidup; 144.000. (EW 15)

    • Pelataran...janganlah engkau mengukurnya - rombongan besar, yang tidak dapat terhitung banyaknya. (Why. 7:9) Why. 11:13 - Simbolis

    • Yang lain-lain (sisa) - orang-orang benar

    • Tujuh ribu orang – semua orang yang tidak benar

    • Sepersepuluh - sidang yang telah disucikan. Karena bagian Allah adalah 1/10, yang melambangkan persepuluhan, maka 1/10 dari kota itu melambangkan sidang Allah (MAHK) di antara semua gereja.

    • Kota itu - Dunia Kristen

    • Gempa bumi - goncangan di dalam sidang MAHK (EW:270).

10 Trompet ketujuh Why. 11:15 -

Dibunyikannya trompet ini membawa Penghukuman kepada akhirnya dan mengumumkan bahwa "pemerintahan atas dunia telah menjadi pemerintahan Tuhan kita." Rahasia Allah sekarang telah selesai (Why. 10:7). Ia yang kudus dan benar harus tetap demikian, dan demikian pula, ia yang cemar (Why. 22:11). Ini juga merupakan waktu bagi orang-orang kudus untuk menerima upah mereka. Dibukanya bait suci sekarang menunjukkan berakhirnya penghukuman; ditutupnya masa percobaan.

Maka tidak seorang pun akan dapat masuk ke dalam bait suci "sebelum berakhir ketujuh malapetaka."

Bahwa trompet ke-7 tidak akan berbunyi sampai setelah Injil ditutup juga membuktikan bahwa trompet-trompet itu mendatangkan kebinasaan atas orang-orang jahat yang menolak kebenaran.

Kesimpulan: Pelajaran ini menyingkapkan bahwa di setiap zaman, setelah setiap periode pemeteraian, para penolak kebenaran dan kemurahan Allah mendatangkan kebinasaan atas diri mereka sendiri. Pelajaran ini juga menyingkapkan bagaimana kita dapat dimeteraikan pada masa kita dan dengan demikian luput dari kengerian hari Tuhan yang besar dan dahsyat, yaitu penghukuman atas orang-orang hidup.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Ketuk referensi Alkitab untuk membuka ayatnya (Terjemahan Baru) di bible.com; referensi Roh Nubuat dibuka di EGW Writings (egwwritings.org), dalam bahasa Inggris.