PelajaranENESFRID Word
Pelajaran No. 6

Batu yang Perkasa dan Patung yang Besar — Daniel 2

Daniel 2 — Patung Besar
Daniel 2 — Patung Besar Layar penuh ›

Pendahuluan: Pokok bahasan Daniel pasal 2 sudah umum dipahami. Pasal ini menyatakan kepada kita melalui lambang-lambang dan gambaran-gambaran sejarah dunia sejak zaman raja Nebukadnezar ‘sampai akhir zaman’. Pelajaran ini akan menyoroti satu segi dari penglihatan raja itu yang biasanya tidak dibahas.

Renungan Doa: 5T 574, 575

“Tidaklah perlu bahwa seseorang menyerah kepada pencobaan-pencobaan Setan dan dengan demikian melanggar hati nuraninya dan mendukakan Roh Kudus. Segala persediaan telah dibuat di dalam firman Allah, yang melaluinya semua orang dapat memperoleh pertolongan ilahi dalam usaha-usaha mereka untuk menang. Jika mereka senantiasa memandang kepada Yesus, mereka akan diubahkan ke dalam gambar-Nya. Semua orang yang oleh iman memiliki Kristus tinggal di dalam diri mereka membawa suatu kuasa ke dalam pekerjaan mereka yang membuat mereka berhasil. Mereka akan terus-menerus bertumbuh semakin cakap dalam pekerjaan mereka, dan berkat Allah, yang tampak dalam kemajuan pekerjaan itu, akan bersaksi bahwa mereka sungguh-sungguh kawan sekerja Kristus. Tetapi betapapun jauhnya seseorang maju dalam kehidupan rohani, ia tidak akan pernah sampai kepada suatu titik di mana ia tidak lagi perlu menyelidiki Alkitab dengan tekun; sebab di dalamnya terdapat bukti-bukti iman kita. Semua pokok ajaran, sekalipun telah diterima sebagai kebenaran, harus dibawa kepada hukum dan kesaksian; jika ajaran-ajaran itu tidak dapat bertahan dalam ujian ini, "tidak ada terang di dalamnya." {5T 574.2}

  1. Tinjaulah Dan. 2:1-27

Bacalah ayat 28

Tetapi di surga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia, dan Ia telah memberitahukan kepada raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang terakhir. Inilah mimpi tuanku dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur;

Tunjukkanlah “hari-hari yang terakhir” untuk memperlihatkan bahwa mimpi itu adalah untuk masa depan, bagi kita yang hidup pada hari-hari terakhir. Jika perlu lihat Dan. 12:4;

PK 484, 485 “Tuhan memandang dengan perkenanan keteguhan dan penyangkalan diri pemuda-pemuda Ibrani itu, dan kemurnian motif mereka; dan berkat-Nya menyertai mereka. Ia "memberikan kepada mereka pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi." Janji itu telah digenapi, "Siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati." 1 Samuel 2:30. Sementara Daniel berpaut kepada Allah dengan kepercayaan yang tidak goyah, roh kuasa nubuatan turun ke atasnya. Sementara menerima pengajaran dari manusia dalam tugas-tugas kehidupan istana, ia sedang diajar oleh Allah untuk membaca rahasia-rahasia masa depan dan untuk mencatat bagi angkatan-angkatan yang akan datang, melalui gambaran-gambaran dan lambang-lambang, peristiwa-peristiwa yang meliputi sejarah dunia ini sampai akhir zaman.” {PK 484.3}

PK 505 “Gambaran simbolis yang melaluinya Allah telah menyatakan kepada raja dan rakyat maksud-Nya bagi bangsa-bangsa di bumi, sekarang hendak dibuat untuk melayani pemuliaan

kuasa manusia. Tafsiran Daniel hendak ditolak dan dilupakan; kebenaran hendak disalahtafsirkan dan disalahterapkan. Lambang yang dirancang Surga untuk membukakan kepada pikiran manusia peristiwa-peristiwa penting di masa depan, hendak dipakai untuk menghalangi tersebarnya pengetahuan yang Allah ingin agar diterima oleh dunia. Demikianlah melalui rancangan-rancangan orang-orang yang ambisius, Setan berusaha menggagalkan maksud ilahi bagi umat manusia. Musuh umat manusia tahu bahwa kebenaran yang tidak bercampur dengan kesesatan adalah suatu kuasa yang perkasa untuk menyelamatkan; tetapi apabila dipakai untuk meninggikan diri dan untuk memajukan rencana-rencana manusia, kebenaran itu menjadi suatu kuasa untuk kejahatan.” {PK 505.1}

  1. Bacalah Dan. 2:31-35, penglihatan yang sebenarnya

2:31 Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, tampak suatu patung yang besar. Patung ini tinggi, dan kilauannya luar biasa; ia berdiri di hadapan tuanku, dan perawakannya mengerikan.

2:32 Adapun patung itu, kepalanya [dari] emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,

2:33 Kakinya dari besi, sedang telapak kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.

2:34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya [yang] dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.

2:35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas; lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan: tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.

Jelaskanlah secara singkat arti dari bagian-bagian patung itu yang ditafsirkan oleh Daniel dalam ayat 38-43 dan tunjukkanlah bahwa kita sedang hidup di zaman jari-jari kaki. Lihat

1T 361 “…Kuasa-kuasa duniawi digoncangkan. Kita tidak perlu, dan tidak dapat, mengharapkan persatuan di antara bangsa-bangsa di bumi. Kedudukan kita dalam patung Nebukadnezar digambarkan oleh jari-jari kaki, dalam keadaan terbagi-bagi, dan dari bahan yang rapuh, yang tidak akan dapat melekat menjadi satu. Nubuatan menunjukkan kepada kita bahwa hari Allah yang besar itu sudah di ambang pintu. Hari itu datang dengan sangat cepat.” {1T 360.3}

Jadi pekerjaan batu itu dalam ayat 34 dan 35 dalam menimpa kaki patung itu akan terjadi pada zaman kita.

  1. Dari manakah batu itu berasal?

Dan. 2:45 – “Karena tuanku telah melihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu, maka Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari: mimpi itu [adalah] pasti dan maknanya dapat dipercayai.”

Gunung itu

Karena berbagai logam yang membentuk patung itu semuanya bersifat simbolis, maka gunung itu pun pastilah simbolis.

Apakah yang dilambangkan oleh gunung itu?

Dan. 9:16, 20

9:16 Ya Tuhan, sesuai dengan segala kebenaran-Mu, aku memohon kepada-Mu, biarlah murka dan amarah-Mu berlalu dari Yerusalem, kota-Mu, gunung-Mu yang kudus: sebab oleh karena dosa-dosa kami dan oleh karena kesalahan nenek moyang kami, Yerusalem dan umat-Mu [telah menjadi] cela bagi semua orang [yang ada] di sekeliling kami.

9:20 Sementara aku [masih] berbicara, berdoa dan mengaku dosaku dan dosa bangsaku Israel, dan menyampaikan permohonanku ke hadapan TUHAN, Allahku, bagi gunung yang kudus dari Allahku;

Yes. 2:2, 3

2:2 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir, [bahwa] gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana.

2:3 Dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata, Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya: sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.

Sidang.

Sidang yang mana? – sidang “hari-hari terakhir”, Laodikea, MAHK

  1. Apakah atau siapakah yang dilambangkan oleh batu itu?

Karena batu itu berasal dari gunung, batu itu melambangkan sidang atau umat, sama seperti gunung itu.

1Ptr. 2:3-5;

2:3 Jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah,

2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Za. 12:3

Pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu yang berat bagi segala bangsa: semua orang yang mengangkatnya akan mendapat luka parah, sekalipun segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya.

8T: 173 “…Sidang-Nya di bumi harus tampil dengan ukuran ilahi di hadapan dunia sebagai sebuah bait yang dibangun dari batu-batu hidup, masing-masing memantulkan terang. Sidang itu harus menjadi terang dunia seperti kota yang terletak di atas bukit, yang tidak mungkin tersembunyi. Sidang itu dibangun dari batu-batu yang diletakkan rapat bersama-sama, batu

yang cocok dengan batu, membentuk suatu bangunan yang teguh dan kokoh. Tidak semua batu mempunyai bentuk atau rupa yang sama. Ada yang besar, ada yang kecil; tetapi masing-masing mempunyai tempatnya sendiri untuk diisi. Dan nilai setiap batu ditentukan oleh terang yang dipantulkannya. Inilah rencana Allah. Ia menghendaki semua pekerja-Nya mengisi tempat-tempat yang telah ditentukan bagi mereka dalam pekerjaan untuk masa ini.” {8T 173.2}

Karena merupakan bagian dari gunung, yaitu sidang MAHK, batu itu melambangkan suatu sisa dari sidang yang sisa. Lihat

TM 422 “Siapakah warga kerajaan Allah?--semua orang yang melakukan kehendak-Nya. Mereka mempunyai kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. Anggota-anggota kerajaan Kristus adalah anak-anak Allah, rekan-rekan dalam usaha-Nya yang besar. Orang-orang pilihan Allah adalah bangsa yang terpilih, umat kepunyaan Allah sendiri, bangsa yang kudus, untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil mereka keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Mereka adalah garam dunia, terang dunia. Mereka adalah batu-batu hidup, imamat yang rajani. Mereka adalah rekan sekutu Yesus Kristus. Merekalah yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. . . .” {TM 422.1}

Jadi batu itu melambangkan “mereka yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi,” yaitu 144.000 dalam Why. 14:1, 4, 5; 7:1-4. Lihat

1T 608, 609 “Dalam mengakhiri kisah ini, saya ingin mengatakan bahwa kita sedang hidup dalam masa yang paling khidmat. Dalam penglihatan terakhir yang diberikan kepada saya, saya ditunjukkan kenyataan yang mengejutkan bahwa hanya sebagian kecil dari mereka yang sekarang mengaku percaya kebenaran akan disucikan olehnya dan diselamatkan. Banyak yang akan meninggikan diri di atas kesederhanaan pekerjaan itu. Mereka akan menyesuaikan diri dengan dunia, memelihara berhala-berhala, dan menjadi mati secara rohani. Para pengikut Yesus yang rendah hati dan rela berkorban akan maju terus menuju kesempurnaan, meninggalkan di belakang mereka orang-orang yang acuh tak acuh dan pencinta-pencinta dunia.” {1T 608.3}

2T 445, 446 “Saya telah berusaha dalam takut akan Allah untuk menyatakan kepada umat-Nya bahaya dan dosa-dosa mereka, dan telah berupaya, sebaik-baiknya dengan kemampuan saya yang lemah, untuk membangunkan mereka. Saya telah menyampaikan perkara-perkara yang mengejutkan, yang, seandainya mereka percaya, akan menyebabkan mereka susah hati dan ketakutan, dan menuntun mereka kepada kesungguhan dalam bertobat dari dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan mereka. Saya telah menyatakan di hadapan mereka bahwa, menurut apa yang ditunjukkan kepada saya, hanya sejumlah kecil dari mereka yang sekarang mengaku percaya kebenaran akhirnya akan diselamatkan--bukan karena mereka tidak dapat diselamatkan, melainkan karena mereka tidak mau diselamatkan menurut cara yang telah ditetapkan Allah sendiri. Jalan yang telah ditandai oleh Tuhan kita yang ilahi terlalu sempit dan pintunya terlalu sesak untuk dapat dimasuki mereka selama mereka menggenggam dunia atau selama mereka memelihara sifat mementingkan diri atau dosa macam apa pun. Tidak ada tempat bagi perkara-perkara ini; namun hanya sedikit yang mau rela melepaskannya, supaya mereka dapat melalui jalan yang sempit dan masuk melalui pintu yang sesak.” {2T 445.2}

Catatan: Batu itu tidak mungkin melambangkan kedatangan Kristus yang kedua kali.

  1. Apakah yang menyebabkan batu itu terpisah dari gunung tanpa perbuatan tangan?

Campur tangan ilahi, “tanpa perbuatan tangan,” melambangkan penyucian sidang oleh malaikat-malaikat Allah. Lihat Nah. 1:15; Yes. 52:1

TM 47 “Manusia yang terbatas cenderung salah menilai tabiat, tetapi Allah tidak menyerahkan pekerjaan menghakimi dan memutuskan perkara tabiat kepada mereka yang tidak layak untuk itu. Kita tidak berhak menentukan apa yang merupakan gandum, dan apa yang merupakan lalang. Masa penuaian akan sepenuhnya menentukan tabiat kedua golongan yang disebutkan di bawah gambaran lalang dan gandum itu. Pekerjaan pemisahan diberikan kepada malaikat-malaikat Allah, dan tidak diserahkan ke tangan manusia mana pun.” {TM 47.2}

EW 118.1 “Kemudian saya melihat malaikat yang ketiga. Malaikat yang menyertai saya berkata, "Menakutkan pekerjaannya. Dahsyat tugasnya. Dialah malaikat yang akan memilih gandum dari lalang, dan memeteraikan, atau mengikat, gandum itu untuk lumbung surgawi. Perkara-perkara ini harus menyita seluruh pikiran, seluruh perhatian."” {EW 118.1}

1T 198 “…Malaikat-malaikat menyimpan catatan yang setia tentang pekerjaan setiap orang, dan ketika penghukuman berlangsung atas rumah Allah, keputusan atas masing-masing dicatat menurut namanya, dan malaikat itu ditugaskan untuk tidak menyayangkan hamba-hamba yang tidak setia, melainkan menebas mereka pada waktu pembantaian…” {1T 197.1}

5T 505 “Ketika Allah hendak membunuh anak-anak sulung Mesir, Ia memerintahkan orang-orang Israel untuk mengumpulkan anak-anak mereka dari antara orang-orang Mesir ke dalam tempat kediaman mereka sendiri dan mengoleskan darah pada tiang-tiang pintu mereka, supaya malaikat pembinasa dapat melihatnya dan melewati rumah-rumah mereka. Adalah pekerjaan orang tua untuk mengumpulkan anak-anak mereka. Inilah pekerjaan Anda, inilah pekerjaan saya, dan pekerjaan setiap ibu yang percaya kebenaran. Malaikat akan menaruh suatu tanda pada dahi semua orang yang terpisah dari dosa dan orang-orang berdosa, dan malaikat pembinasa akan menyusul, untuk membinasakan sama sekali baik tua maupun muda.” {5T 505.2}

Setelah pemisahan batu itu, yaitu 144.000, Daniel tidak menyebutkan apa-apa lagi tentang gunung itu, yaitu sisa dari sidang MAHK, yang menunjukkan kebinasaan mereka yang bukan bagian dari batu itu, mereka yang tidak mempunyai meterai atau tanda Allah.

Catatan: Pokok-pokok berikut ini boleh dilewati jika telah disampaikan dalam pelajaran sebelumnya kepada mereka yang turut serta dalam pelajaran ini – Bacalah 3T 266, 267; Yeh. 9; 5T 211 dan tekankanlah pokok-pokok yang muncul dari rujukan-rujukan ini dalam pelajaran no. 2.

  1. Apakah yang menyebabkan batu itu menjadi gunung yang besar, yang memenuhi seluruh bumi?

    • Pemberitaan Injil Kerajaan (Mat. 24:14) dengan suatu Seruan Keras (Why. 18:4) yang akan mengumpulkan rombongan besar orang-orang kudus – Yesaya 2:2, 3; Why. 7; 9

    • Batu itu (144.000) akan membinasakan patung itu (bangsa-bangsa) dengan menyelesaikan pekerjaan pemberitaan Injil kepada segala bangsa, yang membawa kesudahan bagi pemerintahan-pemerintahan bumi. Lihat

Yer. 51:19, 20.

51:19 Bagian Yakub tidak seperti mereka; sebab Dialah [yang] membentuk segala sesuatu: dan [Israel adalah] tongkat milik pusaka-Nya: TUHAN semesta alam [adalah] nama-Nya.

51:20 Engkau [adalah] gada-Ku [dan] senjata perang-Ku: dengan engkau Aku meremukkan bangsa-bangsa, dan dengan engkau Aku membinasakan kerajaan-kerajaan;

GC 611, 612 “Pekerjaan Injil yang besar itu tidak akan berakhir dengan pernyataan kuasa Allah yang lebih kecil daripada yang menandai permulaannya. Nubuatan-nubuatan yang telah digenapi dalam pencurahan hujan awal pada permulaan Injil akan digenapi kembali dalam hujan akhir pada penutupannya. Inilah "waktu kelegaan" yang dinanti-nantikan oleh rasul Petrus ketika ia berkata: "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus." Kis. 3:19, 20. {GC 611.3}

Hamba-hamba Allah, dengan wajah yang bersinar dan bercahaya oleh penyerahan yang kudus, akan bergegas dari satu tempat ke tempat lain untuk mengumumkan berita dari surga. Oleh ribuan suara, di seluruh bumi, amaran itu akan diberikan. Mukjizat-mukjizat akan diadakan, orang sakit akan disembuhkan, dan tanda-tanda serta keajaiban-keajaiban akan menyertai orang-orang percaya. Setan juga bekerja, dengan keajaiban-keajaiban palsu, bahkan menurunkan api dari langit di hadapan manusia. Wahyu 13:13. Demikianlah penduduk bumi akan dibawa untuk menentukan pendirian mereka. {GC 612.1}

Berita itu akan dibawa bukan terutama oleh argumentasi melainkan oleh keyakinan yang dalam dari Roh Allah. Argumentasi-argumentasi telah disampaikan. Benih telah ditaburkan, dan sekarang benih itu akan tumbuh dan berbuah. Terbitan-terbitan yang dibagikan oleh para pekerja misi telah memberikan pengaruhnya, namun banyak orang yang pikirannya telah terkesan dihalangi dari memahami kebenaran sepenuhnya atau dari menyerahkan diri untuk taat. Sekarang sinar-sinar terang menembus ke mana-mana, kebenaran terlihat dalam kejelasannya, dan anak-anak Allah yang jujur memutuskan ikatan-ikatan yang telah menahan mereka. Hubungan-hubungan keluarga, hubungan-hubungan gereja, tidak berdaya untuk menahan mereka sekarang. Kebenaran lebih berharga daripada segala sesuatu yang lain. Sekalipun ada kuasa-kuasa yang bersatu melawan kebenaran, sejumlah besar orang mengambil pendirian di pihak Tuhan. {GC 612.2}

Ringkasan: Dari pelajaran ini kita melihat bahwa Allah akan menyelesaikan pekerjaan-Nya dengan terlebih dahulu menyucikan sidang-Nya (gunung itu), dengan memisahkan orang-orang yang tidak setia dari orang-orang yang setia. Pemisahan ini hanya akan meninggalkan 144.000 orang kudus yang hidup (batu itu) yang selanjutnya akan dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus untuk keluar dan menyelesaikan pemberitaan Injil dengan memanggil semua umat Allah yang benar keluar dari Babel.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Ketuk referensi Alkitab untuk membuka ayatnya (Terjemahan Baru) di bible.com; referensi Roh Nubuat dibuka di EGW Writings (egwwritings.org), dalam bahasa Inggris.